Rabu, 10 Juni 2026

Berita Nasional Terkini

3 Anggota Polisi Terlibat Cekcok Anggota Paspampres Diperiksa Propam, Kapolres Juga Minta Maaf

Danpaspampres minta polisi paham aturan PPKM Darurat, sehingga tak terjadi miss komunikasi saat penegakkan di lapangan.

Tayang:
Editor: Ikbal Nurkarim
Kolase Tribunkaltim.co / Istimewa Via Tribun Jakarta
Perselisihan Paspampres dan oknum polisi, 3 anggota polisi terlibat cekcok anggota Paspampres diperiksa Propam, kapolres juga minta maaf 

"Memang ada kesalahpahaman dengan anggota yang melakukan penyekatan. Tapi sekarang sudah selesai, situasi sudah kondusif," kata Ady saat dihubungi.

Ady mengaku telah meminta maaf kepada Komandan Paspampres (Danpaspampres) atas kesalahpahaman tersebut.

Sebelumnya, Praka Izroi, terlibat perdebatan dengan para petugas di pos penyekatan PPKM darurat Jalan Daan Mogot. Kepada petugas, Izroi mengaku anggota Paspampres.

Saat itu, Praka Izroi yang memakai pakaian sipil mengaku akan apel. Perdebatan sempat terjadi saat petugas meminta kartu anggota milik Izroi untuk memastikan kebenarannya.

Sejumlah tentara yang bertugas juga meminta KTA (kartu tanda anggota) yang bersangkutan. Namun, ia tidak bisa menunjukkan KTA dengan alasan masih diproses.

Baca juga: NEWS VIDEO Puluhan Paspampres Geruduk Polres Jakbar

Ia hanya menunjukkan identitas lain untuk membuktikan ia anggota TNI. Dalam video, Izroi mengaku salah kepada para petugas.

"Siap, saya salah," ucap dia.

Praka Izroi juga ditegur oleh para tentara yang bertugas. Ia diingatkan bahwa semua petugas di pos penyekatan berjaga 24 jam.

"Kau ngomong baik-baik," kata seorang pimpinan TNI yang bertugas di pos.

"Siap," jawab Izroi sambil memberi hormat.

Sebelum meninggalkan lokasi, Praka Izroi dan para petugas juga terlihat bersalaman. Ia kemudian melanjutkan perjalanan dengan sepeda motornya.

Danpaspampres sebut ada kesalahpahaman aturan PPKM darurat.

Dilansir Tribunnews.com Komandan Paspampres (Danpaspampres) Mayjen TNI Agus Subiyanto mengatakan keributan anggota Paspampres dengan petugas kepolisian di Daan Mogot, Jakarta Barat, adalah kesalah pahaman soal aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Dari itu, Mayjen Agus, mengatakan perlu ada sosialisasi lebih terang soal aturan penyekatan PPKM Darurat.

Kata dia, masih ada beberapa hal yang mengakibatkan masih ada masalah di lapangan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved