Buah Sawo
Anda Suka Makan Buah Sawo, Ini Cara Menanam Bibit Sawo
Sebelumnya kita sudah membahas bagaimana cara pendederan bibit cangkok Sawo.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebelumnya kita sudah membahas bagaimana cara pendederan bibit cangkok Sawo.
Selanjutnya kita akan membahas bagaimana lahan yang baik untuk menanam bibit yang sudah memiliki akar baru.
Dosen Fakultas Pertanian, Universitas Mulawarman, Bernatal Saragih menerangkan, pertama gulma pada lahan tanam harus dibersihkan terlebih dahulu.
Sesudahnya buatlah lubang tanam dengan jarak antar lubang sekitar 10×10 meter untuk lahan datar dan 7×8 meter untuk lahan miring.
Baca juga: Konsumsi Rutin Buah Sawo Dipercaya Bisa Jaga Ginjal Agar Tetap Bersih juga Keluarkan Racun Tubuh
Untuk ukuran lubang, jika tanah gembur maka buatlah lubang dengan ukuran sekitar 60×60×60 centimeter, dan apabila tanah lahan berat, buat lubang dengan ukuran 100×100×100 centimeter.
"Jangan lupa saat membuat lubang tanam, tanah galian bawah dan atas dipisahkan," jelas Bernatal.
Lalu lanjutnya, biarkan lubang tanam yang telah jadi tersebut selama 2 minggu lamanya.
Setelah sekitar 2 minggu, masukan tanah galian bagian bawah yang telah dicampur dengan pupuk kandang kedalam lubang, kemudian biarkan kembali selama 1-2 minggu.
"Tujuannya agar Lubangnya mendapat sinar matahari dan tanahnya lebih gembur," jelasnya.
Setelahnya kita ke proses penanaman.
Bernat mengatakan polybag pada bibit dilepaskan terlebih dahulu sebelum penanaman, serta harus berhati-hati agar akar tidak rusak dan media tanamnya jangan sampai hancur.
Lalu masukan bibit tepat dibagian lubang tanam yang telah disiapkan kemudian timbun dengan tanah bekas galian lalu padatkan.
Baca juga: Pakar Gizi Unmul Bahas Pendederan Bibit Cangkok Sawo
"Penanaman lebih bagus saat hujan agar bibit tidak mati kepanasan," sarannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pohon-sawo-yang-tumbuh-subur-di-pekarangan-rumah-warga.jpg)