Virus Corona di Berau

Tetap Perketat PPKM dan Tunggu Instruksi Pusat, Pemkab Berau Terus Evaluasi secara Rutin

Evaluasi dilakukan kembali terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang saat ini sudah diberlakukan.

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Pemkab Berau melakukan evaluasi kembali terkait penerapan PPKM mikro yang sudah berlangsung. TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Evaluasi dilakukan kembali terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang saat ini sudah diberlakukan.

Bupati Berau Sri Juniarsih bersama beberapa instansi di Pemkab Berau menggelar rapat bersama pemerintah pusat.

Sri Juniarsih menjelaskan, ada beberapa hal yang sudah diterima dalam rapat yang digelar secara daring (online) bersama pemerintah dan instruksi dari menteri.

Namun, hal itu belum bisa dipublikaskan secara umum.

“Terkait rapat ini ada beberapa hal yang sudah kami terima dan kami masih menunggu instruksi dari menteri untuk bisa dipublikaskan secara umum,” ujarnya kepada TribunKaltim.co, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Tinjau Langsung Ketersediaan Oksigen di Pangkalan, Bupati Berau Klaim Stok Aman

Namun, lanjutnya, yang harus dipahami bahwa per- 4 Juli lalu, Kabupaten Berau sudah masuk dalam zona oranye secara nasional.

Di mana tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini Berau sudah seperti yang terjadi beberapa bulan yang lalu.

“Kita sudah masuk dalam zona oranye, di mana kasus Covid-19 mengalami peningkatan yang sangat signifikan,” tuturnya.

Bukan hanya itu, dalam rapat ini juga ada beberapa yang dinstruksikan langsung oleh pusat, yakni salah satunya untuk aktivitas di masjid.

“Semua sudah kami bahas dalam rapat ini, dan kemungkinan semua keputusan akan keluar seperti apa, apakah akan seperti yang dilakukan seperti tahun lalu atau ada aturan yang baru,” imbuhnya.

Baca juga: Harus Tunjukkan Hasil Tes PCR, Sejumlah Calon Penumpang di Bandara Kalimarau Berau Gagal Berangkat

“Kita tunggu saja, kemungkinan keputusan dan peraturan terkait hal itu akan keluar hari ini dan sesegara mungkin akan kami beri tahu para awak media agar masyarakat bisa tahu larangan-laranganya,” ujarnya.

Menanggapi Berau saat ini berstatus zona oranye, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau Iswahyudi menjelaskan pihaknya bersama Satuan Tugas (Satgas) akan tetap melakukan pengetatan PPKM yang saat ini masih dilakukan.

“Kita tetap akan berada dalam pengetatan PPKM yang sudah dilakukan itu kan hasil dari pada rapat bersama pemerintah pusat,” katanya.

Dia membeberkan Berau sudah masuk dalam zona oranye di mana Balikpapan, Samarinda dan Bontang berstatus merah.

Baca juga: Pelaksanaan Salat Idul Adha di Berau Masih Lihat Perkembangan Kasus Covid-19 ke Depan

Dengan begitu Berau akan tetap terus melakukan PPKM sampai kasus Covid-19 menurun.

“Tetapi kita masih baik, karena mulai dari oksigen, tenaga kesehatan dan tempat isolasi masih mencukupi,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved