Aplikasi
2 Langkah Mudah Bisa Dilakukan untuk Kembalikan WhatsApp yang Diretas, Kenali Modus Pelaku
Meski sudah dibekali fitur keamanan verifikasi dua langkah atau two-step verification, kasus peretasan akun WhatsApp masih terjadi.
TRIBUNKALTIM.CO - WhatsApp masih menjadi salah satu aplikasi yang sering digunakan sebagai media komunikasi.
Aplikasi WhatsApp menawarkan banyak fitur yang memanjakan pengunanya.
Tak heran jika aplikasi yang satu ini banyak digunakan oleh semua kalangan terutama pengguna smartphone.
Namun, dibalik semua itu, orang tidak bertanggung jawab masih memiliki celah untuk meretas WhatsApp anda.
Mungkin anda salah satu korbannya.
Baca juga: Cocok Share di WhatsApp, Pantun Hari Raya Idul Adha 1442 H, Penuh Pesan Kehidupan Menyentuh Hati
Dalam artikel ini, membahas dua langkah mudah untuk mengembalikan WhatsApp yang diretas orang tidak bertanggung jawab.
Meski sudah dibekali fitur keamanan verifikasi dua langkah atau two-step verification, kasus peretasan akun WhatsApp masih terjadi.
Dilansir dari Kompas.com, salah satu modus yang paling banyak dilakukan adalah melalui social engineering dengan mengelabui pengguna agar memberi nomor OTP.
Jika pengguna lengah dan dapat dikelabui, peretas bisa dengan mudah mengambil alih akun korban. Akun tersebut kemudian bisa disalahgunakan untuk kejahatan.
Apabila akun sudah terlanjur diambil alih peretas, sebenarnya ada cara agar pemilik asli bisa mendapatkan kembali akun tersebut.
Baca juga: Daftar Nomor WhatsApp Kimia Farma untuk Dapat Obat Gratis Bagi Pasien Isolasi Mandiri
Korban bisa melaporkan langsung peretasan tersebut melalui e-mail ke alamat support@whatsapp.com.
Pada 2020 lalu, WhatsApp APAC Communications Director, Sravanthi Dev, mengatakan bahwa dalam e-mail tersebut pengguna harus menjelaskan detail kronologi kejadian, termasuk kapan dan kemungkinan bagaimana akun diretas.
"Misalnya Anda sebelumnya memberikan kode OTP (one time password) ke seseorang sebelum terjadi peretasan," jelas Sravanthi dalam sebuah acara temu media yang digelar online, Kamis (27/8/2020).
Kode OTP terdiri dari enam digit dan dikirimkan ke nomor pengguna melalui SMS untuk melakukan verifikasi akun.
Dia menjelaskan, tim backend WhatsApp merupakan tim yang cekatan, semakin cepat pengguna melapor maka proses pemulihan kemungkinan bisa cepat dilakukan.
Baca juga: Masyarakat Kaltim Ayo Berbagi Informasi Seputar Covid-19 di wargabantuwarga.com, Bisa Lewat WhatsApp
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/aplikasi-whatsapp-perintah-suara.jpg)