Virus Corona di Samarinda

Masuk Zona Merah, Camat Samarinda Ulu Tekankan Lurah Proaktif Cegah Covid-19

Infografis Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda per-11 Juli 2021, tercatat Kecamatan Samarinda Ulu mengalami penurunan jumlah terpapar Covid-19

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Menggunakan pengeras suara saat mengimbau warga, Camat Samarinda Ulu, M Fahmi menyambangi sebuah cafe yang masih buka di atas pukul 21.00 di Jalan Juanda, yang masuk di wilayahnya. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Infografis Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda per-11 Juli 2021, tercatat Kecamatan Samarinda Ulu mengalami penurunan jumlah terpapar Covid-19.

Namun wilayah ini masih masuk kategori Zona Merah dengan 199 orang terpapar.

Melihat hal ini Camat Samarinda Ulu M Fahmi menanggapi, bahwa delapan kelurahan yang dipimpinnya harus senantiasa proaktif dan agar tingkat sebaran bisa turun.

Terlebih mengimbau masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan ketat. 

Baca juga: Tepian Mahakam Samarinda Dibuka Kembali Saat Kecamatan Samarinda Ulu Jadi Zona Oranye Covid-19

Ditambahkan Fahmi, pihak kelurahan juga harus memberi imbauan atau teguran kepada cafe, restoran, dan warung yang masih buka di atas pukul 21.00 WITA sesuai instruksi Walikota Samarinda nomor 02 tahun 2021.

"Ada 84 titik cafe di delapan kelurahan, maka dari itu saya mengimbau serta menekankan kepada semua lurah harus proaktif, bantu bagaimana Covid-19 ini bisa turun. Apa yang diinstruksikan oleh Pak Walikota, kamu juga segera laksanakan," jelas M. Fahmi, Senin (12/7/2021) hari ini.

Kegiatan yustisi, imbauan dan razia ketaatan prokes juga ditegaskan akan terus dilaksanakan.

"Tetap berlanjut, Satgas Covid-19 Kecamatan, Kelurahan, Satpol PP, Muspika tetap terus akan melakukan operasi yustisi, menekan kerumunan dan aktivitas warga yang berada diluar rumah," ungkap Fahmi.

Di tingkat RT, dikatakan Fahmi bahwa yang mengarahkan yakni lurah masing-masing wilayah. 

Baca juga: Gelaran Sidang Yustisi Terkait Penegakan Protokol Kesehatan, Ini Harapannya Camat Samarinda Ulu

"Saya akan memonitor, terus melaporkan perkembangan langsung ke Walikota, sekarang tidak ada yang diam dan harus proaktif, bantu Pak Walikota, Dandim, dan Kapolresta," ucapnya.

Terakhir, dia menguraikan kegiatan yang berada di pos penyekatan Jalan P. Suryanata, Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu.

Fahmi menyayangkan, masih banyak warga luar daerah yang nekat ke Kota Samarinda saat tubuhnya tidak dalam kondisi fit.

Hal itu menjadikan warga tersebut reaktif Covid-19 saat dilakukan tes kesehatan di pos penyekatan. Pihaknya pun melakukan tindakan tegas dengan meminta kembali dan memeriksakan diri ke faskes di daerah asal.

"Kami juga ada pos penyekatan, setiap harinya juga dilakukan pemeriksaan 15 orang. Ternyata setiap hari itu ada saja 2 orang yang reaktif, dari Tenggarong, Kota Bangun, kita putar balik dan buatkan surat untuk memeriksakan diri di daerah asal," pungkas Fahmi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved