Virus Corona di Samarinda
Samarinda Jalankan PPKM, Hotel Harris Menutup Fasilitas untuk Tamu Non Menginap
Di tengah pandemi Covid-19, yang disebut kasusnya terus meningkat, maka Kota Samarinda sejauh ini sedang menjalankan konsep Pemberlakuan Pembatasan.
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Di tengah pandemi Covid-19, yang disebut kasusnya terus meningkat, maka Kota Samarinda sejauh ini sedang menjalankan konsep Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM sejak tanggal 6 Juli 2021.
Sehingga seluruh aktivitas di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur dibatasi.
Seluruh pembatasan kegiatan tidak hanya di sektor kuliner saja seperti restoran ataupun pusat perbelanjaan.
Sektor perhotelan pun dianjurkan untuk mengurangi aktivitas publik selama PPKM berlangsung.
Baca juga: Gelar Simulasi Tanggap Kebakaran, Hotel Harris Samarinda Ajak Tim Pemadam dan Polairud
Seperti halnya Hotel Harris Samarinda memberlakukan pembatasan untuk warga yang menggunakan fasilitas yang ada.
Demikian disampaikan oleh Marketing Manager Hotel Harris Samarinda, Leonita Christi Da Silva pada Minggu (11/7/2021).
Dia mengatakan tujuan itu untuk mencegah penularan Covid-19.
Salah satu bentuk pembatasan kegiatan yaitu menutup fasilitas kolam renang, dan fitness center.
Baca juga: NEWS VIDEO Hotel Harris Samarinda Sajikan Aneka Macam Menu Nusantara untuk Berbuka Puasa
Hanya saja penutupan fasilitas ini untuk masyarakat yang tidak menginap.
Sedangkan untuk masyarakat yang menginap diperbolehkan dengan beberapa syarat.
Kolam Renang & Fitness Center
Jam Operasional 07.00 Wita sampai pukul 17.00 Wita.
Baca juga: Usir Bosan Kerja dari Rumah, Sishi Pricilia Pilih Hotel Harris untuk Work From Hotel, Happy & Enjoy!
Maksimal 10 orang dewasa (kolam renang besar).
Maksimal 10 anak (kolam renang anak).
Maksimal 10 orang (di ruangan Fitness Center).
Pembatasan ini berlaku sejak tanggal 7 Juli 2021 sampai dengan tanggal 20 Juli 2021.
Baca juga: Kuliner Ramadan di Hotel Harris Samarinda, Nikmati Gurih & Legitnya Gudeg Jogja Menu Balek Kampoeng
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan dan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik," ujar Leonita. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jalan-untun-gsurapti-smd.jpg)