Breaking News:

Virus Corona di PPU

Dinkes PPU Akan Mulai Lakukan Rapid Test Antigen Acak Minggu Ini, Berikut Sasarannya

Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Covid-19) akan melaksanakan test rapid antigen secara acak ke tempat pusat keramaian pada pekan ini

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) selaku Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dr. Jansje Grace Makisurat. TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM- Dalam Upaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Penajam Paser Utara (PPU), Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Covid-19) akan melaksanakan test rapid antigen secara acak ke tempat pusat keramaian pada pekan ini.

"Rapid test antigen secara acak akan dilakukan setalah vaksin dosis II pada hari Kamis besok (15/9). Setelah itu kami akan rencanakan (rapid test)," Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) selaku Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dr. Jansje Grace Makisurat, Selasa (13/7/2021).

Mantan Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung ini mengungkapkan, rencananya pelaksanaan rapid test antigen secara acak perdana ini akan dilaksanakan di taman depan kantor Bupati PPU.

"Pelaksanaan rapid test antigen dimana saja, sasaran pertama di taman depan kantor bupati," ujar dr Grace, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Kadisnkes PPU: Kita Seperti Jadi India Kedua

Dijelaskan Dr. Grace, pihaknya melakukan rapid test antigen secara acak di tempat tersebut karena banyak masyarakat yang mengunjungi taman bupati.

Terlebih akan disasar kepada pedagang kaki lima.

"Orang sering ngumpul disitu, mungkin pedagangnya yang pertama kita akan swab duluan.

Anak-anak yang suka majn disitu juga. Karena sekarang kasus dari kalangan anak-anak juga banyak," kata dia.

Terlebih, kata dr. Grace mengacu kepada statemen dari Provinsi Kalimantan Timur, bahwa varian virus Covid-19 jenis delta telah masuk di wilayah Kalimantan Timur.

"Tetapi di PPU belum tau juga. Karena itu harus melalui penelitian. Tapi sudah dinyatakan di Kaltim sudah masak varian delta karena ada orang India masuk ke Samarinda," kata dr Grace.

Dijelaskan Kadinkes, nantinya swab antigen acak juga akan difokuskan di tempat-tempat keramaian seperti Pelabuhan Klotok, Pelabuhan Speeadboad, Pelabuhan Fery, pasar, tempat wisata dan kafe.

Baca juga: Meski Sudah Divaksin, 15 Nakes Puskesmas dan 24 Nakes RSUD PPU Terpapar Covid-19

Untuk jumlah kuota sample yang akan diambil disetiap tempat berbeda-beda.

"Sehari antara 100-200 sampel tergantung tempatnya. Kalau misal pasar  bisa sampai 200. Kalau untuk pelabuhan 100. Tempat hiburan malam atau cafe bisa dapat 30-40 sampel," kata dia.

Dalam melaksanakan kegiatan rapid tes antigen tersebut pihaknya mengerahkan 2 hingga 3 nakes berserta TNI-Polri dan anggota Satpol-PP setempat. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved