Sinetron Ikatan Cinta
Penulis Ikatan Cinta Minta Maaf, Singgung Tingkah Evan Sanders dan Glenca Chysara
Kepala penulis sinetron (head writer) Ikatan Cinta Donna Rosamayna akhirnya angkat bicara soal alur Ikatan Cinta yang dinilai cacat logika.
TRIBUNKALTIM.CO - Kepala penulis sinetron (head writer) Ikatan Cinta Donna Rosamayna akhirnya angkat bicara soal alur Ikatan Cinta yang dinilai cacat logika.
Setelah vakum selama 5 bulan, Donna Rosamayna kembali mengunggah tulisan di laman akun Twitter pribadinya.
Ia membahas soal alur Ikatan Cinta yang beberapa episode belakangan dikritik oleh penggemar.
Bahkan muncul seruan untuk mogok nonton sinetron yang dibintangi Arya Saloka dan Amanda Manopo tersebut.
Seperti dilansir dari Tribunsumsel.com dengan judul Fans Protes Soal Alur Cerita, Penulis Ikatan Cinta Minta Maaf atas Cacat Logika Beberapa Episode
Baca juga: Alur Sinetron Ikatan Cinta Disebut Cacat Logika dan Diprotes, Penulis Minta Maaf
Sebelumnya diberitakan, penggemar ramai menyuarakan protes soal cacat logika serta inkonsistensi alur dengan cara pikir penulis skenario (plot hole) melalui media sosial.
Terutama di platform Instagram dan Twitter.
Fokus protes warganet bertumpu pada penangkapan Elsa ( Glenca Chysara ) yang berubah jadi penangkapan Sarah ( Natasha Dewanti ) beberapa hari lalu.
Lebih lagi, banyak yang melihat porsi cerita yang berat sebelah antara pasangan pemeran utama yang satu dan pasangan pemeran utama yang lain.
"Buat setiap bagian cerita yang tidak berkenan, bikin darting (kata slang untuk marah dan kesal), cacat logika, pengen banting tv, dan lain sebagainya.
Aku minta maaf ya," tulis Donna Rosamayna melalui @donna_rosamayna, Rabu (14/7/2021) siang.
Cuitan permintaan maaf dari penulis cerita Ikatan Cinta mengagetkan penggemar hingga menyerbu kolom komentar akun Twitter Donna Rosamayna.
Baca juga: Al dan Nino Ikatan Cinta Berebut Punya Hak, Tingkah Arya Saloka Bikin Evan Sanders Terbahak
Tak lupa, para penggemar dunia maya ini melemparkan berbagai saran, terutama untuk mengangkat tema keseharian.
"Kalau tidak sempat survey profesi utk tema serius, mending tema tema keseharian mbak.
IC smenjadi pilihan berbagai kalangan intelek.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ikanatan-harini-ini.jpg)