Kamis, 9 April 2026

Virus Corona

Epidemiologi Peringatkan Potensi Kenaikan Kasus Covid-19 di Luar Jawa dan Bali

Epidemiologi sekaligus Peneliti Pandemi dari Griffith University Australia Dr Dicky Budiman mmeperingatkan daerah lain di pulau Jawa dan Bali.

covid19.go.id
Ilustrasi Virus Corona, Epidemiologi peringatkan kenaikan kasus Covid-19 di luar Pulau Jawa dan Bali 

TRIBUNKALTIM.CO - Lonjakan kasus Covid-19 terjaDI dalam beberapa pekan terakhir.

Lonjakan ini terutama sekali terjadI di wilayah Pulau Jawa dan Bali.

Meski demikian Epidemiologi sekaligus Peneliti Pandemi dari Griffith University Australia Dr Dicky Budiman mmeperingatkan daerah lain di pulau Jawa dan Bali.

Karena bisa saja ada kemungkinan kenaikan kasus Virus Corona seperti terjadi di pulau Jawa dan Bali seperti sekarang.

Melansir dari Tribunnews.comdalam artikel berjudul Epidemiologi: Daerah Luar Jawa-Bali Waspada, Berpotensi Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19   Dr Dicky Budiman menyebut, strategi yang baik dan kuat akan mampu menekan penyebaran Covid-19.

Terlebih, dengan pemberlakuan PPKM Darurat Jawa-Bali yang ketat serta testing Covid-19 yang dioptimalkan sebanyak 500 ribu per harinya.

Baca juga: Update Covid-19 di Kaltim, Pasien Sembuh Bertambah Menjadi 544 Orang

Namun, ia mengingatkan hal tersebut hanya akan menekan penularan Covid-19 di Pulau Jawa-Bali.

Sehingga, ia mengingatkan agar pulau lainnya untuk tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan kasus seperti di Jawa-Bali.

Hal itu disampaikan Dicky saat dialog bertajuk Pantaskah Vaksin Diperjualbelikan? yang disiarkan kanal YouTube Holipis Channel, Kamis (15/7/2021).

"Jadi setelah itu kita harus benar-benar (waspada, red). Jangan sampai Sumatera, Kalimantan menjadi penonton, enggak boleh. Karena mereka bisa giliran mereka, dan itu besar sekali potensinya," kata Dicky.

Pasalnya, Dicky menyebut, jika berbicara Indonesia artinya bicara negara Kepulauan yang sangat kompleks.

"Jadi sekali lagi tanpa dukungan semua pihak kita tidak bisa keluar dari situasi ini," harapnya.

Selain itu, Dicky mengatakan bahwa vaksin sangat penting. Meski, vaksin Sinovac dinilai kurang efikasi terhadap varian Delta.

Namun, tetap berguna dalam mengantisipasi hal terburuk.

"Karena bagaimana kalau mau dikasih booster, namanya bukan booster kalau belum pernah divaksin. Itu tetap efektif," jelasnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved