Rabu, 13 Mei 2026

Virus Corona di Kutim

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19 di Kutim, Satgas Gandeng Rumah Sakit Swasta

Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kutai Timur menggelar evaluasi rutin membahas terkait upaya antisipasi dalam menghadapi perkembangan penularan

Tayang:
Penulis: Syifaul Mirfaqo |
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Rapat evaluasi ketiga Satgas Penanganan Covid-19 Kutai Timur di Posko Utama Gedung BPBD Kutai Timur, Senin (19/7/2021). TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kutai Timur menggelar evaluasi rutin membahas terkait upaya antisipasi dalam menghadapi perkembangan penularan Virus Corona di Kutim.

Rapat evaluasi tersebut digelar di Posko Utama Satgas Penanganan Covid-19, Gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman selaku pimpinan rapat menyebutkan terdapat poin yang dibahas Satgas dalam rapat evaluasi ketiga ini.

Hal pertama yang dibahas yaitu mengenai penambahan bed dan ruangan di RSUD Kudungga bagi pasien yang terpapar Covid-19.

"Kita mengevaluasi terkait hasil rapat yang lalu, yakni meminta rumah sakit untuk menambah ruangan," ujarnya saat ditemui usai rapat, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Rekayasa Lonjakan Pasien, Satgas Kutim Rancang Penambahan Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Orang nomor satu di Kutai Timur tersebut mengatakan, berdasarkan penjelasan pihak RSUD Kudungga, bed yang diminta sudah ditambah dan ruangannya juga sudah disiapkan.

Meskipun belum dibutuhkan untuk saat ini, ia mengaku bahwa langkah peningkatan bed bagi pasien Covid-19 merupakan tindakan antisipasi dalam menghadapi lonjakan jumlah pasien.

Selain meningkatkan bed dan ruangan RSUD rujukan Covid-19, Satgas juga menyepakati untuk bekerja sama dengan rumah sakit swasta untuk menopang apabila jumlah pasien membludak.

Kerja sama dengan rumah sakit swasta tersebut merupakan hal yang dibahas pada poin kedua rapat evaluasi Satgas Penanganan Covid-19 Kutim.

"Yang kedua, terkait dengan rumah sakit swasta yang diharapkan juga membantu sebagai rumah sakit rujukan Covid-19," ucapnya.

Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kutai Timur tengah berupaya memproses jalinan kerja sama dengan rumah sakit swasta yang ada di Kecamatan Sangatta Utara.

Ada beberapa rumah sakit swasta yang masih menunggu regulasi dari pihak internal rumah sakit dalam menyambut kerja sama ini.

Pembahasan yang ketiga terkait dengan ketersediaan oksigen, regulator oksigen, dan obat-obatan yang disediakan untuk pasien Covid-19 di Kabupaten Kutai Timur.

Menurut Ardiansyah Sulaiman, persoalan kebutuhan oksigen, regulator, dan obat-obatan merupakan hal krusial yang wajib mendapatkan perhatian secara khusus.

"Oksigen, regulatornya, dan obat-obatan ini harus menjadi perhatian agar bisa selalu update," ucapnya.

Informasi rutin terkait kebutuhan tersebut berguna supaya Satgas kabupaten memahami kondisi yang sebenarnya terjadi di daerah.

Ardiansyah Sulaiman berharap agar pihak RSUD Kudungga menyampaikan berita terkait kebutuhan pasien Covid-19 secepatnya agar tidak ada masalah kehabisan oksigen, obat serta kebutuhan lainnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved