Idul Adha
Jemaah Sholat Idul Adha di Masjid Baitul Izzah Tahun Ini Tembus 11 Ribu di Momen Pandemi Covid-19
Ini terlihat saat ribuan jemaah padat merayap memenuhi Masjid Baitul Izzah Islamic Center di Kelurahan Kampung Empat, Kota Tarakan, Selasa (20/7/2021)
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Antusias warga Kota Tarakan memperingati momen hari Idul Adha 1442 Hijriah tahun ini begitu tinggi.
Ini terlihat saat ribuan jemaah padat merayap memenuhi Masjid Baitul Izzah Islamic Center di Kelurahan Kampung Empat, Kota Tarakan, Selasa (20/7/2021).
Dibeberkan Juliansyah, Kepala Pelaksana Masjid Baitul Izzah Kota Tarakan, tahun ini jemaah masjid Islamic Center cukup padat.
Diperkirakan 11 ribuan masyarakat dari berbagai penjuru datang ke masjid ini untuk melakukan ibadah sholat Idul Adha berjemaah.
“Melihat pelaksanaan sholat hari ini kami sejak jauh hari sudah antisipasi. Jemaahnya membeludak dan ruang utama tidak mencukupi kemudian sampai juga ke lantai dua,” beber Juliansyah.
Baca juga: Masjid Baitul Izzah Islamic Center Tarakan Siap Gelar Salat Idul Adha 1442 H
Ini mungkin efek dari kondisi cuaca hari yang memang sangat mendukung dan tidak terjadi hujan. Ia mengakui di momen sholat Idul Fitri kemarin hujan cukup deras sehingga jemaahnya pun tak begitu banyak.
“Mungkin hanya sholat di masjid terdekatnya saja kemarin,” bebernya.
Untuk titik kepadatan, di pintu masuk hingga ruang utama. Ia memperkirakan ruang utama jika tidak menerapkan phisical distancing bisa memuat 10.000 orang. Karena diterapkan prokes, maka ruang utama kapasitasnya hanya diisi 50 persen saja.
Kemudian lanjutnya, di lantai dua kapasitasnya bisa menampung 5.000 jemaah. Kemudian ada juga di area selasar masjid, basement di lantai terbawah disiapkan.
“Total kami perkirakan bisa sampai sebelas ribuan yang hadir hari ini di masjid,” bebernya.
Baca juga: Tak Ada Pembagian Kupon, Petugas Wajib Antarkan Daging Kurban kepada Para Mustahik di Tarakan
Untuk pengamanan dan pengawasan prokes sebelumnyapengurus masjid sudah melakukan rapat teknis dengan pemerintah dalam hal ini Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Tarakan dan Polres Tarakan serta Satpol PP dan Dishub. Diskenariokan seperti pelaksanaan Idul Fitri lalu.
“Kami minta pengamanan dari satgas, Satpol PP dan Polres Tarakan. Pengalaman Idul Fitri dengan menyiapkan titik rute bisa mengurai kepadatan dan kemacetan. Hanya 30 menit semua kepadatan bisa terurai tadi dan masyarakat bisa pulang,” ujarnya.
Tahun lalu lanjutnya jumlah jemaah yang melaksanakan salat Idul Adha banyak. Dilihat dari jumlah infaq yang diterima yakni Rp 103 juta dengan estimasi 10 ribu Jemaah.
“Kalau Idul Fitri 2021 kemarin hanya Rp 70 juta saja, dapatnya sekitar 50 persen,” jelasnya. (*)