Virus Corona

Penjelasan Dokter Menyoal Anak Punya Komorbid Boleh Disuntik Vaksin Covid-19 atau Tidak

Anak yang memiliki komorbid menurut pemaparannya boleh di vaksin, asal memenuhi kriteria.

Editor: Ikbal Nurkarim
JACK GUEZ / AFP
Ilustrasi vaksin Virus Corona, penjelasan dokter menyoal anak punya komorbid boleh disuntik vaksin Covid-19 atau tidak. 

TRIBUNKALTIM.CO - Saat ini pemerintah tengah menggencarkan vaksinasi Covid-19.

Selain diberikan ke orang dewasa atau lansia, vaksinasi juga dilakukan kepada anak usia 12-17 tahun.

Vaksin bukanlah obat, namun dapat merangsang timbulnya pembentukan antibodi dari tubuh.

Maka, saat terpapar oleh virus, tubuh punya antibodi untuk melawan.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 dan meminimalisir dampak virus terhadap manusia.

Baca juga: Swab Antigen & PCR Dinilai tidak Efektif Bila Dilakukan Sesaat Sebelum Vaksin, Berikut Penjelasannya

Diketahui vaksin Covid-19 ini penting untuk menjaga seseorang dari infeksi penyakitnya.

Vaksin sendiri adalah produk biologi berasal dari virus, bakteri atau dari kombinasi antara keduanya yang dilemahkan.

Dimana saat ia dimasukan ke dalam tubuh diharapkan mampu memicu produksi antibodi untuk memberikan kekebalan.

Sehingga, pemerintah Indonesia telah mewajibkan warganya untuk ikut melaksanakan vaksinasi.

Ada beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh sang anak sebelum divaksin.

Di antaranya, tidak memiliki penyakit kronis, tidak sedang mengonsumsi obat-obatan untuk sistim pertahanan tubuh.

Selain itu, anak tidak mengalami kanker atau mendapatkan pengobatan kemoterapi.

Lalu bagaimana jika anak tersebut mempunya komorbid?

Dilansir dari Tribunnews.com dengan judul Anak Punya Komorbid, Bolehkah Suntik Vaksin Covid-19? Begini Penjelasan Dokter, Dokter Eva Devita Harmoniati, Sp A (K) pun menjawab terkait pertanyaan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved