Breaking News:

Pesona Borneo

Lagi Tren Berkuda, Jajal Yuk Kelas Fun Riding di Backwood Horse Riding, Tarifnya Mulai Rp 150 Ribu!

Lagi Tren Berkuda, Jajal Yuk Kelas Fun Riding di Backwood Horse Riding Balikpapan Selatan, Tarifnya Mulai Rp 150 Ribu!

Penulis: Cahyo Adi Widananto | Editor: Trinilo Umardini
TRIBUN KALTIM/CAHYO ADI WIDANANTO
Lagi tren berkuda, jajal yuk kelas Fun Riding di Backwood Horse Riding Balikpapan Selatan, tarifnya mulai Rp 150 ribu! 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Lagi tren berkuda, jajal yuk kelas Fun Riding di Backwood Horse Riding Balikpapan Selatan, tarifnya mulai Rp 150 ribu!

Berbicara mengenai tempat wisata di Balikpapan, kota yang akrab disapa dengan sebutan Kota Minyak ini mempunyai pilihan tempat wisata menarik yang patut untuk dikunjungi.

Seperti yang kita tahu bahwa Balikpapan merupakan wilayah yang banyak dikelilingi oleh perairan dan terkenal akan keindahan pantainya.

Selain menawarkan keindahan pantainya, ternyata Balikpapan juga turut menawarkan wisata yang jauh akan kata pantai, melainkan tempat wisata berkuda. Ya Backwood Horse Riding namanya.

Wisata yang satu ini kini memang cukup digandrungi oleh banyak masyarakat, bahkan tak sedikit pula masyarakat yang memilih berkuda menjadi sarana olahraga alternatif, terlebih pada saat pandemi Covid-19.

Penasaran akan Backwood Horse Riding, tempat wisata ini berada di lokasi yang strategis sehingga memudahkan bagi para pengunjung untuk datang ke tempat ini, lebih tepatnya terletak di Jalan Letkol Pol HM Asnawai Arbain, Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan.

Sampai di lokasi, kita akan disambut dengan stable atau tempat berlatih yang tergolong berukuran besar lengkap dengan kuda-kuda besar yang sedang berlarian mengelilingi stable.

Suara kaki kuda yang bersautan seakan mengajak kita untuk merasakan adrenalin menunggang kuda. Tak hanya tempat berlatih saja, namun terdapat pula kandang-kandang dari sang kuda tersebut.

Berbincang langsung dengan sang owner Jose Junior Hormigas atau yang akrab disapa dengan Jose Junior mengaku mulanya timbul berawal dari rasa penasaran nya karena mitos yang beredar bahwa kuda akan susah hidup jika dipelihara di Kalimantan.

Alhasil dari rasa penasaran tersebut, ia mencoba mendatangkan dua kuda.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved