Penemuan Tulang Manusia
Polsek Samarinda Seberang Pastikan Kerangka Manusia sebagai Penjaga Rumah
Kerangka manusia yang diselidiki jajaran Polsek Samarinda Seberang, diyakini adalah Anto pria berusia 70 tahun.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kerangka manusia yang diselidiki jajaran Polsek Samarinda Seberang, diyakini adalah Anto pria berusia 70 tahun, yaitu penjaga rumah tersebut.
Dia ditemukan tidak utuh dirumah kopel permukiman warga Jalan Abdul Sani Gani (Jalan Bung Tomo), RT 28, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (23/7/2021) lalu.
Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Made Anwara melalui Kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang Iptu Dedi Septriadi mengungkapkan.
Jasad yang sudah jadi tulang belulang ini ialah Anto berdasarkan barang-barang serta keterangan saksi mata.
Baca juga: Polsek Samarinda Seberang Belum Tahu Identitas Kerangka Manusia, Empat Saksi Diperiksa
"Jadi saksi mata terakhir melihat celana yang dipakai korban ini persis dengan yang ditemukan dan dikenakan saat itu (penemuan kerangka manusia)," sebutnya, Selasa (27/7/2021).
Celana pendek yang ditemukan kepolisian masih terdapat di kerangka manusia dan itu menjadi bukti.
Selain itu barang-barang berharga milik Anto yang memang masih ada di dalam kamar rumah kopel milik Gandi.
Anto yang memang tak memiliki pekerjaan tetap diminta menjaga rumah tersebut agar tetap bisa bertahan hidup daripada menjadi tuna wisma.
Baca juga: Penemuan yang Mengejutkan, Misteri Kerangka Manusia di Manggarai Barat Kini Sedang Diselidiki
"Jadi memang kerja jaga rumah. Kalau indikasi kematiannya karena sakit, dari pemilik rumah almarhum sakit komplikasi," ungkap Iptu Dedi Septriadi.
Selain dugaan kuat kerangka manusia tersebut ialah Anto yang meninggal dunia.
Karena sakit polisi juga segera berkoordinasi kepada pemilik rumah untuk menguburkan anggota tubuh korban.
Meski sudah jadi tulang belulang.
Baca juga: Penemuan Kerangka Manusia di Tempat Tidur, Diduga Penjaga Rumah yang Sudah Lama Tak Nampak
Langkah selanjutnya karena keluarganya juga tidak ada.
"Maka kami berkoordinasi dengan pemilik rumah untuk menguburkan," tutup Iptu Dedi Septriadi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tulang-belulang-mayat-di-smd.jpg)