Virus Corona di Kaltim
6 Wartawan di Samarinda Terpapar Covid-19, PWI Kaltim Sulap Kantor Sekretariat Jadi Tempat Isoman
Virus Covid-19 menyerang manusia tidak pandang bulu. Bahkan beberapa wartawan di Kota Samarinda ikut pula terpapar Covid-19.
Penulis: Jino Prayudi Kartono |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Virus Covid-19 menyerang manusia tidak pandang bulu. Bahkan beberapa wartawan di Kota Samarinda ikut pula terpapar Covid-19.
Atas kondisi ini, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur (Kaltim) berinisiatif membuat tempat isolasi mandiri bagi wartawan dengan gejala ringan dan sedang.
Ketua PWI Kaltim Endro S Efendi dari siaran pers yang diterima Tribunkaltim.co, Jumat (30/7/2021) mengatakan, kantor Sekretariat PWI Kaltim disulap menjadi tempat isolasi mandiri (isoman).
Hal tersebut dilakukan karena beberapa wartawan memiliki gejala mirip Covid-19.
Para wartawan yang memiliki gejala tersebut segera dilakukan swab dan hasilnya positif.
Baca juga: Jumlah Nakes Terbatas di Kaltim, Dokter Muda Tak Minat Ikut Lamaran Kerja untuk Rawat Pasien Covid
Agar tidak menularkan masing-masing anggota keluarga, maka pengurus PWI Kaltim berinisiatif menjadikan kantor sekretariat sebagai tempat isoman.
“Mudah-mudahan semua dengan gejala ringan, tidak perlu sampai dirawat di rumah sakit,” ucapnya.
Saat ini ada 6 wartawan yang isolasi mandiri di kantor PWI. Kemungkinan jumlahnya bisa bertambah.
“Karena beberapa teman yang isolasi di rumah, berencana berpindah isolasi ke kantor PWI, agar tidak membahayakan keluarga,” beber Endro S Efendi.
Bahkan di kantor sekretariat terdapat fasilitas untuk melakukan olahraga sekaligus hiburan selama isoman.
"Di PWI ada meja biliar. Selama ini, meja biliar itu digunakan untuk berlatih bagi wartawan yang akan mengikuti pekan olahraga wartawan nasional,” katanya.
Baca juga: Kaltim Krisis Nakes, Kadinkes Bongkar Alasan Dokter Muda Tolak Tangani Pasien Covid-19, Banyak Wafat
Ia berharap masyarakat terus patuh terhadap protokol kesehatan.
Hal tersebut sebagai cara untuk mencegah penularan Covid-19 di masyarakat.
“Apalagi wartawan termasuk profesi sangat rentan, karena harus mencari informasi ke luar,” katanya.
Para wartawan yang saat ini sedang menjalani isolasi mandiri, selama ini juga diketahui selalu menjaga protokol kesehatan.
“Yang patuh protokol saja masih bisa kena, apalagi yang cuek,” ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ketua-pwi-kaltim-endro-s-efendi-dok.jpg)