Liga 1

Pemain Asing Persib Bandung Dilema, Bisa Angkat Kaki jika Liga 1 tak juga Bergulir

Hal ini menimbulkan keresahan di sebagian besar pemain. Salah satunya seperti yang dialami pemain asing Persib Bandung, Nick Kuipers.

Tribun Jabar/Deni Denaswara
Nick Kuipers menyundul bola saat Persib Bandung menghadapi PSIS Semarang di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (6/11/2019). Nick Kuipers curhat tentang perasaannya saat kompetisi belum juga digulirkan 

TRIBUNKALTIM.CO - Kompetisi Liga 1 2021 hingga kini belum ada kejelasan.

Hal ini menimbulkan keresahan di sebagian besar pemain.

Salah satunya seperti yang dialami pemain asing Persib Bandung, Nick Kuipers.

Pemain asal Belanda itu berharap kompetisi Liga 1 2021 segera bergulir.

Hingga ia bisa kembali merumput bersama Persib Bandung   

Baca juga: Sempat Dicap Pengkhianat, Mantan Ikon Persib Bandung Ini Kembali Sebelum Pensiun

Mantan pemain ADO Den Haag ini pertama kali bergabung dengan skuad Maung Bandung pada tahun 2019 dengan harga pasarannya saat itu hingga 7,82 miliar rupiah.

Pemain kelahiran Maastricht, Belanda, ini di usianya yang masih 28 tahun dengan kemampuannya menahan setiap pergerakan musuh di area pertahanan membuat para tim-tim lain tergiur untuk meminjam kekuatannya.

Bek Persib Bandung asal Belanda, Nick Kuipers, mengaku beberapa kali ditawari klub lain untuk berpindah tim selama kompetisi Liga 1 2021 belum kunjung bergulir.

Namun, Kuipers memilih untuk tidak hengkang dari Persib Bandung seraya menunggu kabar baik segera berlangsungnya Liga 1 yang telah lama ditunggu-tunggu para pencinta sepak bola di Tanah Air.

"Saya mendapat beberapa tawaran dari beberapa klub."

"Tapi saya ingin bermain untuk Persib."

"Saya tetap berada di sini karena berharap ini (kompetisi) bisa dimulai secepatnya," ucap Nick dikutip dari laman Persib Bandung, Jumat (30/7/2021). sebagaimana dilansir dari Tribun Jabar dalam artIkel berjudul Curhat Nick Kuipers tentang Persib Bandung, Liga 1, dan Sepak Bola Indonesia

Selain masih ingin bermain dengan Persib Bandung, Kuipers merasa belum harus hengkang mengingat kontraknya yang masih berlaku hingga musim kompetisi 2021.

"Saya mempunyai kontrak dan saya benar-benar sangat suka bermain untuk Persib."

"Jadi saya harap kami bisa memulai (liga) sekarang dan tidak perlu mengambil langkah untuk pergi," ucapnya.

Kuipers tercatat hanya satu kali menjalani kompetisi resmi bersama Persib Bandung di Liga 1 Indonesia setelah tanda tangan kontraknya bersama Pangeran Biru pada 2019.

Itu sebabnya ia masih ingin mencicipi atmosfer sepak bola Indonesia bersama Persib Bandung walaupun tanpa gemuruh teriakan dukungan bobotoh di dalam stadion.

"Saya tidak sabar untuk memulai lagi (kompetisi)."

"Sangat buruk bagi Indonesia jika liganya tidak kunjung dimulai."

"Mereka harus memulainya segera."

"Kami sudah bisa bermain di liga dengan sistem yang aman dan sehat (karena protokol kesehatan)."

"Itu bisa dilihat di turnamen (Piala Menpora)," ucapnya.

Baca juga: 5 Algojo Tendangan Bebas Milik Persib Bandung, Bikin Kiper Lawan Wajib Waspada

Dukung kampanye "Kami Siap Main"

Dalam beberapa hari terakhir, para pemain sepak bola profesional di Indonesia mengkampanyekan tagar #KamiSiapMain dan #PesepakbolaBersatu.

Tagar ini sebagai bentuk kampanye para pemain sepak profesional di Indonesia sudah siap kembali berkompetisi di tengah pandemi Covid-19.

Salah satu pemain yang ikut dalam kampanye ini adalah Nick Kuipers.

Bek Persib Bandung asal Belanda ini ikut menyuarakan tagar tersebut di akun media sosial pribadinya.

Hal ini, ucap Nick Kuipers, dilakukannya sebagai bentuk dukungan agar Liga 1 yang sudah tertunda selama lebih dari 1 tahun itu bisa kembali bergulir.

"Saya tidak sabar untuk memulai lagi (kompetisi). Itu sangat buruk bagi Indonesia jika liganya tidak kunjung dimulai, mereka harus memulainya segera," ujar Nick Kuipers kepada awak media, Rabu (28/7/2021).

Saat ini, kata dia, tak ada alasan lagi kasta tertinggi sepak bola itu tidak bisa berjalan.

Sebab seluruh persyaratan yang diperlukan sudah dilakukan oleh stakholder sepak bola Indonesia.

Mulai dari penerapan protokol kesehatan, melarang penonton untuk hadir di stadion, hingga vaksinasi yang sudah dilakukan ke hampir semua pemain.

Bahkan, klub sudah mencoba menjalankan kompetisi di tengah pandemi Covid-19 pada pagelaran Piala Menpora beberapa waktu lalu.

Piala Menpora yang melibatkan seluruh tim di Liga 1 kecuali Persipura Jayapura, kata Nick Kuipers, berlangsung dengan sangat baik.

"Sekarang kami sudah bisa bermain di liga dengan sistem yang aman dan sehat (karena protokol kesehatan). Itu bisa dilihan di turnamen (Piala Menpora)," katanya. 

Pemain Persib Bandung Unggah Surat Terbuka untuk Jokowi

Ketidakpastian kapan kompetisi Liga 1 2021 bergulir membuat keresahan di banyak pemain.

Mereka menyuarakan keluh kesahnya terkait nasib kompetisi di Indonesia.

Salah seorang punggawa Persib Bandung, Febri Hariyadi mengungkapkan pendapatnya terkait kompetisi Liga 1.

Febri Hariyadi mengunggah sebuah surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).  

Di laman Instagram @febrihariyadi13, winger Persib Bandung tersebut mengunggah sepucuk surat yang berisikan keluh kesah para pesepakbola di Indonesia.

Mengingat telah hampir satu tahun lebih para pesepakbola di Indonesia harus merasakan kepedihan tak dapat berlaga akibat adanya pandemi Covid 19.

Hal itu ditambah dengan beberapa kebijakan seperti PPKM yang semakin membuat Liga 1 Indonesia musim 2021-2022 semakin tidak jelas kapan akan digulirkan.

Seperti diketahui, Liga 1 Indonesia sebelumnya akan digulirkan pada bulan Juli.

Namun, hal itu kembali ditunda oleh PSSI merujuk dengan keputusan Pemerintah Indonesia untuk menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak tanggal 3 Juli hingga 25 Juli 2021.

Akibat adanya kebijakan tersebut, kembali Liga 1 Indonesia mengalami ketidakjelasan.

Alhasil, liga yang sangat diharapkan oleh para pesepakbola di Indonesia kembali diundur hingga bulan Agustus mendatang.

Menuntut kejelasan, Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) menuliskan sepucuk surat untuk Presiden Joko Widodo.

Salah satu pemain yang turut menyuarakan surat tersebut di media sosial adalah Febri Hariyadi.

Dalam isi selembar surat tersebut, banyak keluh kesah pesepakbola Indonesia yang menginginkan Liga 1 Indonesia dapa digulirkan.

Baca juga: Pelatih Persib Bandung Sempat Digoda Klub Liga Australia, Bagaimana Sikap Robert Rene Alberts

Para pesepakbola beranggapan bahwa dengan adanya sepakbola dapat dijadikan tonggak pemersatu bangsa.

Keluh kesah dalam sepucuk surat tersebut dituliskan dengan penuh makna seperti kutipan berikut ini:

"Profesi pesepakbola adalah profesi yang cukup berbeda dengan profesi lainnya, kami tidak memiliki jangka waktu karier yang panjang, banyak dari kami yang hanya memiliki panjang karier 10 tahun, syukur ada yang bisa sampai 16 tahun, maka keadaan 2 tahun kompetisi sangat memprihatinkan bagi kami."

"Bapak Presiden yang kami hormati, sesungguhnya adanya kompetisi selain memberikan kehidupan bagi kami juga dapat memberikan hiburan bagi masyarakat," tulis Pesepakbola Indonesia yang tergabung dengan APPI. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved