Selasa, 14 April 2026

Olimpiade

SEJARAH Ganda Putri Indonesia, Greysia/Apriyani ke Final Badminton Olimpiade Tokyo

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia/Apriyani mencetak sejarah dengan lolos ke final Badminton Olimpiade Tokyo setelah kalahkan Korea hari ini

Editor: Amalia Husnul A
AFP Photo/Alexander Nemenov
Apriyani Rahayu memeluk dan mengangkat Greysia Polii setelah laga semifinal Olimpiade Tokyo, Sabtu 31 Juli 2021. Mengalahkah Korea, Greysia/Apriyani melangkah ke final Olimpiade Tokyo. Greysia/Apryani mencetak sejarah bagi ganda putri Indonesia 

TRIBUNKALTIM.CO - Pasangan Indonesia, Greysia/Apriyani mencetak sejarah ganda putri dengan lolos ke final Badminton Olimpiade Tokyo setelah kalahkan Korea hari ini, Sabtu 31 Juli 2021.

Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu memastikan ke final Badminton Olimpiade Tokyo setelah menang atas pasangan Korea, Lee So-hee/Shin Seung-chan.

Di laga semifinal Badminton Olimpiade Tokyo hari ini, Sabtu 31 Juli 2021, Greysia/Apriyani menang dua straight game atau dua gim langsung dari pasangan Korea

Lewat pertarungan yang ketat selama 71 menit, Greysia/Apriyani menyudahi perlawanan Korea dengan skor 21-19, 21-17.

Capaian Greysia/Apriyani yang biasa disebut GreyAp ke final Olimpiade Tokyo adalah sejarah bagi Indonesia.

Pasangan Greysia/Apriyani menjadi ganda putri Indonesia pertama yang berhasil menembus partai final Olimpiade.

Dengan kemenangan Greysia/Apriyani hari ini, dipastikan ganda putri Indonesia akan meraih medali (perak ataupun emas) di Olimpiade Tokyo.

Baca juga: Jadwal Badminton Olimpiade Tokyo Hari Ini, Ada Ginting, Greysia/Apriyani dan Daddies vs Malaysia

Di final Olimpiade TokyoGreysia/Apriyani akan melawan pemenang antara Kim So Yeong/Kong Hee Yong dan Chen Qingchen/Jia Yifan (China) di final untuk memperebutkan emas.

Simak jalannya pertandingan Greysia/Apriyani vs Lee Sohee/Shin Seungchan, seperti dilansir TribunKaltim.co dari kompas.com:

Greysia/Apriyani menunjukkan permainan yang ciamik pada awal gim pertama.

Pola serangan langsung berjalan bagus dan mampu merepotkan Lee/Shin yang merupakan ganda putri nomor 4 dunia ini.

Namun, beberapa kesalahan dibuat pasangan Indonesia seperti serve error dan kok yang menyangkut ke net.

Hal tersebut membuat Lee/Shin dapat menuai keunggulan 5-3 atas Greysia/Apriyani.

Di sisi lain, Lee/Shin tampil begitu agresif dengan kerap melakukan smes jarak dekat dan membuat mereka kian unggul 8-5.

Greysia/Apriyani mencoba mengejar ketertinggalan lewat kombinasi drop shot dan smes mereka.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved