Liga 1
2 Minggu Jelang Liga 1 Bergulir, Persib Bandung Belum Dapat Tempat Latihan
keputusan dari PSSI itu membawa konsekuensi bagi sejumlah klub. Salah satunya Persib Bandung yang kini bergegas melakukan persiapan
TRIBUNKALTIM.CO - Angin segar kompetisi Liga 1 2021 akhirnya berembus.
PSSI telah memutuskan bakal menggelar Liga 1 2021 mulai 20 Agustus.
Namun keputusan dari PSSI itu membawa konsekuensi bagi sejumlah klub.
Salah satunya Persib Bandung yang kini bergegas melakukan persiapan di waktu yang cukup mepet.
Langkah cepat dilakukan Persib Bandung dengan segera mengumpulkan para pemainnya dalam waktu 2-3 hari kedepan.
Hal ini dikatakan oleh Umuh Muchtar selaku Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).
Baca juga: Duet Striker Maut Persib Bandung Terancam tak Berlanjut, Robert Rene Alberts Dilema
Pengumpulan pemain ini segera direalisasikan karena saat ini skuad Persib Bandung menjalani pragram latihan mandiri.
Liga 1 2021 sendiri rencananya bakal menggelar kick off pekan perdana pada 20 Agustus mendatang.
Kepastian Liga 1 musim ini bisa berlangsung diucapkan Sekretaris Jendral PSSI, Yunus Nusi.
Keputusan tersebut diambil PSSI setelah berkoordinasi dengan pihak Kemenpora dan Mabes Polri soal keberlangsung sepak bola tanah air.
"Kita bersyukur, alhamdulillah ya, karena ini sangat ditunggu oleh masyarakat sebagai hiburan.
"Saya setuju mudah-mudahan (20 Agustus) ini kan tidak ditonton jadi minimal masyarakat ada hiburan di televisi," ujar Umuh Muchtar Selasa (3/8/2021). Sebagimana dilansir dari Tribuin Jabar dalam artikel berjudul Liga 1 2021 Segera Bergulir, Persib Bandung Masih Cari Ijin Penggunaan Stadion GBLA
"Harus segera, mungkin dua tiga hari ini dipanggil. Kita pun enggak tahu (kondisi pemain) karena mereka latihan masing-masing di rumah, semua juga sudah frustrasi dan semua sudah jenuh.
"Mereka latihan sendiri dan latihan bersama itu kan lain, kalau latihan sendiri pemain masing-masing punya keinginan, ada yang serius ada yang gak, kan bisa saja karena jenuh dan kesal," tambahnya.
Sebelum mengumpulkan para pemain, manajemen Persib sedang mengupayakan perizinan penggunaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Hal tersebut bertujuan agar persiapan Persib Bandung tidak terkendala perizinan akibat kebijakan PPKM Darurat.
Kota Bandung yang masih menerapkan PPKM level 4 hingga 9 Agustus membuat Persib tidak bisa berlatih di fasilitas olahraga umum.
Selama ini, Persib menggunakan Stadion GBLA untuk melakukan latihan yang notabene dimiliki oleh Pemkot Bandung.
"Kalau latihan pasti di GBLA. Mudah-mudahan semua mengizinkan, kalau tidak diizinkan gimana mau latihan apa, yang lain pada latihan kita gak. Insyallah kita akan pendekatan," ungkap Umuh.
Sementara itu, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono menyambut baik rencana bergulirnya Liga 1 2021.
Teddy mengatakan, soal rencana tersebut, dalam waktu dekat PT LIB akan melakukan pertemuan dengan seluruh perwakilan klub Liga 1.
Salah satu agendanya adalah rencana menggelar latihan di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Sebab, tim harus melakukan latihan persiapan untuk mengarungi kompetisi.
Namun, tim-tim masih ada yang belum dapat melakukan latihan karena berada di zona merah atau Level 4.
"Pastinya bersyukur karena ada keputusan mengenai Liga 1 2021," kata Teddy dikutip dari laman resmi Persib.
"Teknisnya seperti apa, kita tunggu. Karena ada rencana pertemuan dengan klub-klub. Karena yang harus kita sikapi adalah saat ini masih PPKM.
"Sebagian tim ada yang belum berlatih. Ini mungkin yang akan kita diskusikan," ucap Teddy.
Sementara tentang rencana berlaga di zona hijau tanpa kehadiran penonton, Teddy menegaskan bukan masalah.
Ia akan mengikutinya supaya kompetisi sepakbola Indonesia dapat bergulir kembali.
"Kita ikut saja dengan aturan PSSI dan LIB, intinya kita siap main dan ingin main supaya sepakbola mulai bergulir kembali," ucapnya.
Baca juga: Sosok Striker Legenda Persib, Cetak Gol Tunggal di Final, Antarkan Juara saat jadi Asisten Djanur
Pelatih Persib Bandung Pesimis Bisa Siapkan Tim Dalam 2 Pekan
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts tak yakin bisa bisa menyiapkan timnya saat Liga 1 2021 dimulai nanti.
Pasalnya diperkirakan dirinya hanya punya waktu 2 minggu untuk bisa menyiapkan tim secara komplit sampai Liga 1 2021 bergulir.
Direncanakan Liga 1 2021 akan bergulir pada 20 Agustus 2021 mendatang.
Sementara hingga saat ini para pemain masih diliburkan, bahkan beberapa punggawa Persib Bandung tengah berada di luar negeri.
Melansir TribunWow dalam artikel berjudul Liga 1 2021 akan Bergulir, Pelatih Persib Bandung Tak Bisa Siapkan Tim dalam 2 Pekan, Ini Alasannya Sebelumnya, Persib Bandung mengikuti kompetisi Piala Wali Kota Solo 2021 sebagai bentuk persiapan menghadapi Liga 1 2021.
Namun kompetisi itu batal bergulir, akhirnya skuad Pangeran Biru pulang ke Bandung dan tiba pada (29/6/2021).
Setibanya di Bandung, ternyata skuad Pangeran Biru hanya menjalani latihan bersama selama satu kali saja.
Alasannya karena pemerintah menerapkan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3-20 Juli.
Akhirnya Robert ikut meliburkan skuad Persib Bandung dari latihan bersama.
Sebagai gantinya skuad Persib Bandung diwajibkan menjalani latihan mandiri di rumah untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.
Ternyata setelah 20 Juli, PPKM diperpanjang untuk pertama kalinya hingga Minggu (25/7/2021).
Setelah 25 Juli, PPKM kembali diperpanjang untuk kedua kalinya hingga Senin (2/8/2021).
Masa selesai PPKM hingga bergulirnya Liga 1 2021 terlalu berdekatan, sehingga ia tidak bisa mempersiapkan tim dalam waktu dua pekan saja.
Robert membutuhkan tambahan waktu untuk mempersiapkan anak didiknya supaya optimal saat bertanding nanti.
"Sejak dari Solo, kami belum berlatih lagi bersama-sama, hanya sekali saja latihan di Lembang. Jadi kami belum berlatih bersama selama sekitar satu bulan," kata Robert Alberts seperti yang dilansir Republik Bobotoh pada Jumat (30/7/2021).
Robert mengaku siap menghadapi Liga 1 2021, namun ia tidak bisa menyiapkan tim dalam tempo waktu sesingkat itu.
Alasannya karena ia harus menyusun ulang strategi skuad Persib Bandung.
Belum lagi beberapa pemain Persib Bandung tengah berada di luar negeri seperti Marc Klok (Belanda), Geoffrey Castillion (Belanda), Mohammed Rashid (Palestina).
Ketika mereka kembali, setibanya di Indonesia pun harus menjalani masa karantina selama lima hari dan tidak bisa langsung gabung latihan bersama.
Sehingga hal itu benar-benar menyulitkan dirinya untuk menghadapi Liga 1 2021.
"Kami siap mengikuti kompetisi, tapi kami tidak siap dalam artian menjalani kompetisi yang digelar pada umumnya. Jadi situasinya memang sedikit rumit," tambah Robert.
Bahkan pelatih berusia 66 tahun itu meminta perbandingan pendapat untuk menanyakan hal yang sama pada pelatih lain, bila diminta mempersiapkan tim dalam waktu dua pekan saja.
Menurut Robert jawabannya akan sama.
"Tapi kami ingin kembali bermain sepak bola lagi, jika Anda berbicara dengan pelatih mana pun, hasilnya akan sama. Kita tidak bisa mempersiapkan tim dalam 2 pekan untuk menjalani laga kompetitif," tuntas Robert.
PPKM Menyulitkan Klub Liga 1 Berlatih, Robert Alberts Usul Ini
Pelatih Persib Bandung, Robert Albets mengajukan usul terkait pelaksanaan Liga 1 2021.
Sebelumnya, pemerintah menerapkan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga membuat klub Liga 1 meliburkan latihan bersama, satu di antaranya Persib Bandung.
Terkait kebijakan itu, Robert Alberts meliburkan skuad Persib Bandung hingga Senin (2/8/2021).
Sedianya PPKM hanya berlangsung hingga 20 Juli saja, namun diperpanjang untuk pertama kalinya sampai 25 Juli.
Lalu kembali untuk kedua kalinya diperpanjang sampai 2 Agustus.
Rencananya Liga 1 2021 akan bergulir pada Jumat (20/8/2021).
Faktor itu menyulitkan tim bila kompetisi digelar pada tanggal itu, sebab untuk memulai kompetisi setidaknya klub sepakbola profesional membutuhkan waktu enam pekan.
"Sebelum berlatih bersama tim, pemain-pemain itu akan berlatih lebih dulu secara individual untuk mempersiapkan diri."
"Sementara klub (minimal) memiliki waktu enam pekan untuk mempersiapkan diri menghadapi musim baru," kata Robert dilansir Republik Bobotoh Jumat (30/7/2021).
Waktu untuk mempersiapkan berkompetisi di Liga 1 2021 tidak genap tiga pekan, sehingga hal itu dirasa kurang.
Pasalnya terlalu mendadak bagi pemain sepakbola, karena mereka harus menyiapkan kondisi fisiknya terlebih dulu sebelum siap untuk bermain.
"Di Indonesia, satu-satunyanya negara yang tidak memainkan sepak bola selama lebih dari satu setengah tahun, pemain pun tidak memiliki kesempatan untuk menjaga kebugarannya. Tapi kemudian diminta untuk bermain di tanggal 20 Agustus," tambahnya.
Menurutnya hal itu bukan keputusan yang bijak jika Liga 1 2021 digelar pada 20 Agustus mendatang.
"Ini bukan hal yang bijak untuk memulai liga pada 20 Agustus karena tidak memberi kesempatan kepada klub untuk mempersiapkan diri menghadapi Liga," ujarnya.
Baca juga: Daftar 10 Pemain Termahal Liga 1 2021, Persib Bandung Sumbang 3 Nama
Untuk itu Robert menyarankan pemangku kebijakan untuk mengkaji ulang pelaksanaan Liga 1 2021.
Ia menyarankan kompetisi digeser jadwalnya beberapa pekan untuk menyiapkan kebugaran pemain.
Setidaknya empat pekan setelah selesai masa PPKM.
"Sebagai tim profesional, kami membutuh sedikitnya empat pekan untuk memenuhi standar, tapi ini pun kita berbicara soal liga yang normal (kompetisi penuh)," tuntas Robert. (*)