Kamis, 23 April 2026

Virus Corona

Benarkah Daun Sungkai Dapat Obati Virus Corona? Ini Kata Satgas Covid-19

Salah satu yang kini ramai beredar adalah daun sungkai. Tanaman ini diklaim bisa mengobati pasien yang terinfeksi Covid-19.

TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Ilustrasi daun sungkai, kini banyak beredar info daun sungkai bisa mengobati virus corona, apa kata Satgas Covid-19 

TRIBUNKALTIM.CO - Pandemi Covid-19 yang sudah berjalan lebih dari setahun membuat munculnya sejumlah obat alternatif yang disebut bisa mengobati Virus Corona.

Salah satu yang kini ramai beredar adalah daun sungkai.

Tanaman ini diklaim bisa mengobati pasien yang terinfeksi Covid-19.

Meski hingga saat ini belum ada penelitian resmi tentang manfaat daun sungkai tersbeut.   

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa pemerintah sebenarnya mendukung upaya tersebut.

Hanya saja obat yang dikonsumsi harus mendapat izin dari BPOM.

"Pemerintah mendukung, penggunaan obat tradisional oleh masyarakat, asalkan telah mendapatkan izin lisensi dari Badan POM," kata Wiku dalam konferensi pers, Selasa, (3/8/2021). Sebagiman dilansir dari Tribunnews dalam artikel berjudul Kata Satgas Soal Daun Sungkai yang Disebut Dapat Obati Covid-19 

Pernyataan Wiku tersebut terkait dengan beredarnya kabar melalui media sosial yang menyebutkan Daun Sungkai mampu mengobati Covid-19.

Baca juga: Ternyata Ibu Hamil dalam Kondisi ini Tidak Boleh Diberikan Vaksinasi Covid-19

Wiku mengatakan selama pandemi berjalan, sudah banyak bukti ilmiah terkait obat terapi Covid-19 .

Banyak di antaranya sudah terbukti dan berkhasiat melalui uji klinis.

Sejauh ini WHO menyarankan beberapa jenis obat yang digunakan pasien Covid-19 yang berdasarkan temuan klinis dan dibawah pengawasan dokter.

"Masyarakat perlu mengetahui sebelum dapat mengklaim sebuah obat, maka perlu uji klinis terlebih dahulu," katanya.

Di sisi lain, pemerintah bekerja keras antar kementerian/lembaga untuk terus menambahkan pasokan vaksin dan menjamin agar setiap masyarakat dapat memenuhi haknya untuk melakukan vaksinasi.

Pemerintah sudah melakukan upaya menambah pasokan vaksin dari luar negeri untuk dikirimkan ke Indonesia, serta akselerasi proses mengkonversi bulk vaksin menjadi vaksin yang siap disuntikkan.

Sejauh ini vaksinasi masih diprioritaskan di daerah dengan populasi rentan, secara paralel mengejar cakupan nasional secara luas.

Meski demikian, pemerintah berkomitmen mempercepat cakupan vaksin, salah satunya melalui kegiatan dibantu TNI/Polri agar distribusi vaksin tepat waktu.

Baca juga: Penyintas Covid-19 Beberkan Pengalaman saat Donor Plasma Konvalesen, Ada Syarat yang Wajib Dipenuhi

Obat dan Vitamin yang Direkomendasikan Dokter untuk Pasien Covid-19 saat Isoman

Lonjakan kasus Covid-19 membuat fasilitas kesehatan dipenuhi pasien.

Kondisi ini membuat pasien tanpa gejala atau gejala ringan dianjurkan melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Selama isoman di rumah asupan nutrisi juga harus diperhatikan.

Termasuk obat dan vitamin yang harus disediakan ketika berada di rumah.    

Umumnya pasien Covid-19 dengan gejala ringan ataupun tanpa gejala dapat sembuh dengan sendirinya.

Oleh karenanya, meraka hanya butuh melakukan isolasi mandiri dengan tetap menjaga imun atau kekebalan tubuh.

Hanya saja ketika mendapati perburukan kondisi harus segera dibawa ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya.

Selama melaksanakan masa isolasi mandiri di rumah, pasien Covid-19 harus mendapatkan asupan makanan yang sehat dan seimbang untuk memulihkan kondisinya dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Di sisi lain, ada obat dan vitamin yang disarankan oleh ahli medis untuk pasien Covid-19, terutama untuk pasien tanpa gejala dan bergejala ringan.

Melansir Kompas.com Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc SpP(K), dokter spesialis paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dari Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengatakan bahwa pasien Covid-19 tidak boleh mengonsumsi obat yang tidak disarankan oleh dokter.

Dalam webinar bertajuk “Isolasi Mandiri Pasien Covid”, Jumat, 2 Juli 2021, dr. Erlina pun menyarankan obat atau suplemen yang perlu diminum pasien Covid-19.

“Jika tidak ada gejala, cukup vitamin C, vitamin D, dan obat penyakit penyerta, jika memilikinya,” ujar dr. Erlina.

Menyimpan obat-obatan untuk gejala ringan Covid-19, seperti paracetamol untuk demam, juga dianjurkan oleh dr. Erlina.

Setiap orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 diharapkan untuk tetap tenang dan memikirkan secara jernih mengenai langkah-langkah penanganan yang harus dilakukan.

Selalu ikuti saran dari ahli medis atau dokter untuk obat atau suplemen yang perlu dikonsumsi pasien Covid-19.

Segera melakukan isolasi mandiri adalah langkah awal yang tepat untuk dilakukan oleh pasien Covid-19.

Menurut dr. Erlina, isolasi mandiri adalah me time yang harus dimanfaatkan dengan berbagai aktivitas yang menyenangkan.

Olahraga teratur, istirahat cukup, melengkapi kebutuhan nutrisi, dan makan yang cukup adalah beberapa hal yang perlu dilakukan selama isolasi mandiri.

Baca juga: HEBOH CORONA Muncul Lagi di Wuhan, Tes Covid Besar-besaran Digelar, Warga Panik & Serbu Supermarket

Selengkapnya, berikut adalah hal-hal yang dilakukan saat isolasi mandiri di rumah, menurut dr. Erlina.

1. Buka jendela kamar agar sinar matahari masuk dan ada sirkulasi udara

2. Berjemur selama 10-15 menit pada pukul 10.00-13.00 siang

3. Pakai masker saat bertemu dengan orang lain di rumah

4. Rajin cuci tangan

5. Olahraga ringan secara rutin, yakni 3-5 kali seminggu

6. Makan dengan gizi yang seimbang

7. Cuci pakaian kotor secara terpisah

8. Bersihkan kamar

9. Gunakan alat makan sendiri

10. Periksa suhu tubuh secara berkala

11. Periksa saturasi oksigen secara berkala

12. Tidur di kamar pribadi yang terpisah dari anggota keluarga lain (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved