Virus Corona di Kukar

Kasus Kesembuhan Covid-19 di Kukar Meningkat, Kadinkes Ingatkan Warga Tak Longgar terhadap Prokes

Kasus kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menunjukkan peningkatan.

Penulis: Aris Joni | Editor: Rahmad Taufiq
HO/PEMKAB KUKAR
Kepala Dinas Kesehatan Kukar, dr Martina Yulianti. Ia mengatakan pasien yang sembuh kebanyakan pasien yang sudah menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah dengan gejala ringan. HO/PEMKAB KUKAR 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Kasus kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menunjukkan peningkatan.

Hal itu terlihat dari angka kesembuhan selama sepekan mulai 27 Juli - 2 Agustus 2021.

Dari data grafik Dinas Kesehatan Kukar terkait perkembangan kasus Covid-19 di Kukar, dalam sepekan jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 2.273 kasus, sementara yang sembuh sebanyak 2.586 kasus dan meninggal dunia terdapat 39 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kukar, dr Martina Yulianti menjelaskan, pasien yang sembuh kebanyakan pasien yang sudah menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah dengan gejala ringan.

Bahkan, ucap dia, 80 persen yang sembuh dari Covid-19 merupakan pasien tanpa gejala atau bergejala ringan.

Baca juga: 6 Trik Melakukan Isoman di Rumah dari Dokter Spesialis Paru, Mencegah Pasien Covid-19 Memburuk

Sementara sisanya 20 persen yang sembuh merupakan pasien dengan gejala sedang dan berat.

“Yang meninggal ini gejala sedang sampai kritis, walaupun dia cuma sekian persen tapi kan meninggal. Untuk kriteria kesembuhan itu untuk yang tanpa gejala dan gejala ringan, itu pasti 10 hari dinyatakan sembuh secara sistem,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pasien yang sembuh tersebut pada umumnya yang isoman di rumah dan ada juga beberapa pasien sembuh yang isolasi dari wisma atlet.

“Kalau yang di rumah sakit itu lama sembuh, nggak bisa dalam 10 hari sembuhnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, walaupun angka kesembuhan meningkat, namun tidak mempengaruhi kapasitas pasien yang dirawat di rumah sakit.

Walaupun terjadi peningkatan kesembuhan, dia meminta agar masyarakat tetap waspada dan selalu menjaga diri dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

“Jangan sampai, adanya peningkatan kesembuhan, masyarakat menjadi longgar dan mengabaikan prokes,” imbaunya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved