Breaking News:

Virus Corona

6 Trik Melakukan Isoman di Rumah dari Dokter Spesialis Paru, Mencegah Pasien Covid-19 Memburuk

Syarat pasien Covid-19 untuk menjalani isolasi mandiri adalah berusia di bawah 45 tahun, tidak memiliki komorbid, pasien tanpa gejala

Penulis: Januar Alamijaya | Editor: Doan Pardede
Freepik
Ilustrasi isolasi mandiri di rumah, simak tips dari dokter paru saat menjalani isolasi mandiri di rumah 

TRIBUNKALTIM.CO - Kasus Covid-19 melonjak cukup tinggi dalam sebulan terkahir.

Lonjakan ini menyebabkan penuhnya sejumlah fasilitas kesehatan.

Kondisi ini menyebabkan pasien Virus Corona tanpa gejala ataupun gejala ringan dianjurkan melakukan isolasi mandiri di rumah.

Namun perhatikan pula sejumlah hal yang harus disiapkan ketika menjalani Isoman di rumah.   

Pasien Covid-19 diperkenankan menjalani isolasi mandiri di rumah sejauh memenuhi syarat yang ditetapkan oleh pemerintah.

Baca juga: Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RSUD Kudungga Kutim Terpenuhi 91 Persen

Syarat pasien Covid-19 untuk menjalani isolasi mandiri adalah berusia di bawah 45 tahun, tidak memiliki komorbid, pasien tanpa gejala atau gejala ringan, dan memiliki tempat memadai.

Melansir TribunWow dalam artikel berjudul 6 Resep Berguna dari Dokter Spesialis Paru untuk Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri Dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Premier, Bintaro, Jakarta Barat, DKI Jakarta, dr. Astri Indah Prameswari, Sp.P memberi enam hal yang sebaiknya dilakukan selama masa isolasi mandiri di rumah.

Hal itu disampaikan dalam tayangan Youtube RS Premier Bintaro pada 5 Februari 2021.

1. Sediakan oximeter

Oximeter berfungsi untuk mengukur saturasi oksigen dalam tubuh sehingga pasien Covid-19 bisa waspada ketika memiliki saturasi oksigen di bawah 95.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved