Olimpiade
Medali Olimpiade Tokyo Gunakan Daur Ulang Alat Elektronik Kecil, Bagaimana Emas Greysia/Apriyani?
Jepang menggunakan daur ulang ponsel untuk medali Olimpiade Tokyo, lantas berapa kandungan emas dalam medali Greysia/Apriyani, kalau perak & perunggu?
TRIBUNKALTIM.CO - Untuk Olimpiade Tokyo, Jepang benar-benar memerhatikan konsep ramah lingkungan, seperti contohnya untuk medali yang menggunakan material daur ulang ponsel.
Lalu bagaimana dengan medali emas yang diraih pasangan ganda putri Badminton di Olimpiade Tokyo, Greysia Polii/Apriyani Rahayu?
Di Olimpiade Tokyo, Indonesia mengumpulkan 5 medali yakni:
- 1 medali emas: Greysia/Apriyani ( Badminton )
- 1 medali perak: Eko Yuli Irawan ( angkat besi )
- 3 medali perunggu: Windy Cantika Aisah dan Rahmat Erwin Abdullah ( angkat besi ), Anthony Ginting ( Badminton )
Dengan konsep daur ulang, seluruh medali di Olimpiade Tokyo ini dibuat dengan menggunakan material logam dari daur ulang produk-produk elektronik kecil seperti ponsel.
Lalu, berapa kandungan emas, perak dan perunggu di medali yang diraih para atlet termasuk wakil Indonesia, Greysia/Apriyani, Eko Yuli Irawan, Windy Cantika, Rahmat Erwin, dan Anthony Ginting.
Simak spesifikasi lengkap medali di Olimpiade Tokyo, berapa gram emas di medali Greysia/Apriyani dan bagaimana juga dengan perak dan perunggu?
Baca juga: Perjuangan GreyAp Raih Medali Emas, Raket Jia Yi Fan Patah hingga Adu Teriak, Greysia: Untuk Kalian
Dilansir TribunKaltim.co dari laman https://olympics.com/tokyo-2020 konsep ramah lingkungan sangat dijaga oleh Pemerintah Jepang dalam perhelatan Olimpiade Tokyo kali ini.
Termasuk juga untuk medali di Olimpiade Tokyo dan Paralympics Tokyo 2020 ini.
Jepang menyiapkan sekitar 5.000 medali untuk Olimpiade Tokyo dan Paralympics Tokyo 2020 dari daur ulang produk-produk elektronik kecil seperti ponsel.
Masyarakat Jepang menyumbangkan berbagai produk elektroniknya yang sudah tidak terpakai lagi.
Jepang menciptakan sejarah dengan menjadi penyelenggara Olimpiade pertama yang berhasil menciptakan medali menggunakan daur ulang logam.
Untuk menentukan desain medali Olimpiade Tokyo, sebelumnya digelar kompetisi untuk memilih desain terbaik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/medali-olimpiade-tokyo-gunakan-daur-ulang-alat-elektronik-kecil-bagaimana-emas-greysiaapriyani.jpg)