Selasa, 21 April 2026

Virus Corona di Berau

Wakil Bupati Gamalis Menerima Evaluasi DPRD Berau dalam Pencairan Insentif Tenaga Kesehatan

Pemkab Berau, melalui Wakil Bupati Berau, Gamalis, menerima evaluasi masukan pihak DPRD Berau, terkait Penerapan PPKM level 4

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
PANDEMI CORONA - Wakil Bupati Berau, Gamalis mengikuti rapat evaluasi penerapan PPKM Level 4 dari DPRD Berau, Selasa (3/8/2021).  

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Pemkab Berau, melalui Wakil Bupati Berau, Gamalis, menerima evaluasi masukan pihak DPRD Berau, terkait Penerapan PPKM level 4 di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

Menurutnya, evaluasi yang diberikan kepada pihaknya sangat berguna untuk penanganan yang lebih baik kedepannya.

Apalagi, PPKM Level 4 ikut diperpanjang, sesuai dengan Instruksi Mendagri No 28 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Covid-19 di Wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

“Kami menyambut baik, dan kami butuh sekali sentilan seperti ini. Lantaran DPRD Berau, mereka sebagai wakil rakyat, tentu menyampaikan apa yang dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya kepada TribunKaltim.co, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkab Berau Ajak Perusahaan Salurkan Bantuan buat Warga Terdampak

Beberapa evaluasi yang dipaparkan yakni, Satgas Kecamatan belum banyak berperan dalam penekanan angka kasus yang dimana, setiap harinya semakin bertambah banyak.

Dibeberkan Gamalis, sesuai dengan evaluasi banyaknya anggota DPRD Berau yang terlibat, yakni Camat Maratua yang tidak begitu banyak berkontribusi. Sehingga, Kecamatan terjauh di Kabupaten Berau tersebut, kini tidak lagi menjadi zona hijau.

Menurutnya, tidak hanya untuk Camat Maratua saja, tetapi evaluasi kepada keseluruhan Satgas Covid-19 Kecamatan untuk bekerja semaksimal mungkin dan saling bersinergi, baik pada tingkat kampung, kelurahan dan kabupaten.

“Catatan dan evaluasi atas kurang maksimalnya Satgas Covid-19 pada beberapa tingkatan, akan kami benahi,” ungkapnya.

Baca juga: Sejumlah Perusahaan di Berau Realisasikan Vaksinasi Gotong Royong, Didominasi Sektor Tambang

Tidak hanya persoalan Satgas Covid-19, yakni Pemkab Berau ditegaskan untuk segera memberikan insentif Nakes yang belum cair sejak Desember tahun lalu.

Terkendala pada Sistem

Kendati begitu, Pemkab Berau mengaku, dana untuk penambahan Nakes di Bumi Batiwakkal dan insentif tersebut sudah tersedia. Tetapi, pencairannya terkendala pada sistem. Secepatnya, Pemkab Berau akan mengupayakan.

Menanggapi hal tersebut, Pemkab Berau besok, maupun lusa kembali melakukan rapat bersama, untuk mengambil tindakan nyata. Gamalis menerangkan bahwa evaluasi untuk pihaknya bukan hanya sekedar wacana.

“Kami akan laksanakan, masukan yang luar biasa sekali. Kami terima dengan baik ya masukan itu,” tutupnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Berau baru saja merilis update kasus terbaru per 3 Agustus 2021, terjadi kenaikan kasus sebanyak 73 kasus positif.

Baca juga: Kisah Pilu Pasien Covid di Berau, Diusir dari Indekos Ditemukan di Hutan Kondisi Sudah Demam Tinggi

Hingga total keseluruhan sebanyak 1.278 kasus positif dan kematian per hari ini meningkat sebanyak 5 kasus. Angka kesembuhan pun meningkat sebanyak 177 kasus. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved