Selasa, 14 April 2026

Mendapat Respons Positif dari Masyarakat, Berikut Penjelasan Pengamat soal Baliho Airlangga Hartarto

Media luar ruang pun menampilkan pesan sejumlah nama, misalnya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Editor: Diah Anggraeni
Tribunnews.com/Dany Permana
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto. Pengamat kebijakan publik mengatakan, respons positif masyarakat terhadap Airlangga dilatari oleh kinerjanya selama ini. 

TRIBUNKALTIM.CO - Konstetasi dan semarak pemilihan presiden (pilpres) sudah mulai terlihat.

Padahal, momen pilpres masih lama, yakni akan diselenggarakan pada 2024 mendatang.

Hal ini terlihat dari bermunculannya sejumlah kandidat potensial yang akan maju pada Pilpres 2024.

Baca juga: Airlangga: Penguatan Sektor Pertanian untuk Ketahanan Pangan dan Peningkatan Kesejahteraan Petani

Beragam media luar ruang, misalnya, dimanfaatkan sejumlah kandidat potensial untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, termasuk menggunakan pola dan strategi lain.

Namun, sejumlah tokoh yang memanfaatkan media luar ruang sebagai media promosi justru mendapatkan respons tak seragam.

Media luar ruang pun menampilkan pesan sejumlah nama, misalnya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, mendapat respons positif ketimbang Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Syekh Yusuf Tangerang Adib Miftahul mengatakan, respons positif masyarakat terhadap Airlangga, berbeda dengan Puan, dilatari kinerja kedua tokoh.

Menurut Adib, apa yang dilakukan Airlangga sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, termasuk Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), lebih diterima masyarakat.

"Sebagai Menko, kerja Airlangga dalam hal penanganan Covid-19 dan dampaknya melalui stimulus ekonomi jauh lebih diterima masyarakat," kata Adib melalui keterangannya, Senin (2/8/2021).

Adib yang juga direktur eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) itu menyatakan, beragam strategi dan upaya Airlangga dalam mengatasi pandemi dan dampaknya, seperti insentif Rp 1,2 juta untuk pelaku UMKM mikro hingga subsidi gaji, dilihat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Inilah yang kemudian beragam pesan yang disampaikan Ketua Umum Partai Golkar itu menimbulkan resonansi yang positif dari masyarakat," ungkap Adib.

Menurut Adib, hal berbeda berlaku untuk Puan.

Baca juga: Program Sektor Pertanian Terus Diperkuat, Airlangga: Tetap Tangguh selama Pandemi Covid-19

Sebagai Ketua DPR RI, termasuk Ketua DPP PDIP, tidak memiliki kinerja atau sesuatu yang istimewa terkait penanganan pandemi.

Hal itu yang membuat anak kandung Megawati Soekarnoputri itu tak mendapatkan respons positif dari masyarakat.

"Apa yang dilakukan Puan (seperti pemasangan baliho) dianggap publik (sebatas) pencitraan, tidak ada hal istimewa yang dilakukan Puan," ujar Adib.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved