Virus Corona
Daftar Jenis Vaksin Covid-19 yang Disetujui untuk Ibu Hamil, Ada Sinovac?
Simak daftar jenis vaksin Covid1-9 yang disetujui untuk ibu hamil, ada Sinovac? Baca penjelasan selengkapnya,ada yang harus diperhatikan
TRIBUNKALTIM.CO - Simak daftar jenis vaksin Covid1-9 yang disetujui untuk ibu hamil, ada Sinovac? Baca penjelasan selengkapnya.
Saat ini, Pemerintah telah mengizinkan ibu hamil dan menyusui untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.
Dengan tingkat penularan Virus Corona, penting bagi ibu hamil dan menyusui untuk mendapatkan vaksin Covid-19.
Lewat vaksin Covid-19 ini diharapkan risiko penularan dapat ditekan.
Wanita yang sedang mengandung atau ibu hamil dan menyusui tergolong berisiko tinggi bahkan bisa menyebabkan kematian, ketika terinfeksi virus.
Vaksinasi Covid-19 diprioritaskan untuk sejumlah daerah dengan tingkat penularan yang tinggi.
Meski sudah diizinkan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 namun yang harus dicatat adalah ibu hamil dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dulu sebelum menjalani vaksinasi.
Karena, ibu hamil dan menyusui termasuk dalam kriteria khusus sehingga membutuhkan proses skrining terhadap status kesehatannya.
Baca juga: Penerima Vaksin Sinovac Bisa Lega, Hasil Penelitian Terbaru Dibagikan dr Tirta Soal Efek ke Covid-19
Penelitian American Journal of Obstetrics and Gynecologist menyebutkan, antibodi yang tercipta dalam tubuh ibu hamil yang divaksin akan terdeteksi dalam daeah dan tali pusar bayi.
Hal yang sama juga berlaku pada ASI pada ibu yang mendapatkan vaksinasi, demikian seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com.
Obstericians and gynecologist, dr.Beeleonie, BMedSc, SpOG,KFER mengatakan ibu hamil penyintas Covid-19 dianjurkan menunggu tiga bulan baru mendapatkan vaksinasi.
Antibodi yang terbentuk pasca vaksinasi dikatakan juga jauh lebih tinggi dibandingkan yang terbentuk secara alami karena terinfeksi.
Dosis pertama vaksin COVID-19 akan mulai diberikan pada trimester kedua kehamilan.
Sedangkan untuk pemberian dosis kedua dilakukan sesuai dengan interval dari jenis vaksin yang dipakai.
Selain itu, dalam Undangan Media Tim Mitigasi IDI & POGI mengenai vaksinasi ibu hamil, Jumat (30/07/2021) lalu, Ketua Umum Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Ari Kusuma Januarto juga mengatakan pentingnya agar vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil segera dilaksanakan.
Sebab, vaksin tak hanya melindungi ibu hamil dan keluarganya, tetapi juga orang-orang di sekitar mereka, termasuk para tenaga kesehatan.
Dr Manggala Pasca Wardhana, SpOG(K) dari POGI Surabaya juga menekankan hal senada.
Menurutnya, saat ini kita tak perlu memperdebatkan mana jenis vaksin yang lebih efektif sebab semua vaksin sudah dibuktikan aman.
Hal terpenting adalah memastikan semakin banyak orang yang mendapatkan vaksin.
"Intinya secepat mungkin melakukan vaksinasi untuk banyak orang.
Di kami tentunya fokus pada ibu hamil.
Kalau bisa lebih cepat melakukan vaksinasi tentunya akan mengamankan lebih cepat," ujarnya.
Ada tiga jenis vaksin Covid-19 yang disetujui dipakai oleh ibu hamil dan menyusui yakni:
1. Moderna
Moderna adalah vaksin berbasis messenger RNA (mRNA) yang pertama kali dipakai di Indonesia.
Jenis vaksin ini tidak menggunakan virus yang dilemahkan, melainkan memanfaatkan komponen materi genetik yang direkayasa.
Moderna diproduksi oleh Moderna Incorporation AS, diklaim ampuh melawan varian Delta, Kappa dan Gamma.
Selain aman untuk ibu hamil dan menyusui, vaksin ini dinilai aman untuk orang dengan komorbid alias penyekit penyerta.
Vaksin ini diberikan dalam dua dosis dengan jarak empat minggu diantara dosis pertama dan kedua.
Baca juga: Alasan WHO Minta Seluruh Negara Hentikan Sementara Vaksin Booster Covid-19, Bagaimana Indonesia?
2. Pfizer
Pfizer adalah vaksin yang dipakai untuk program vaksinasi di Amerika Serikat sebelum penggunaannya juga disetujui di Indonesia.
Vaksin ini berbasis RNA (mRNA) ini disebut memiliki efikasi atau kemanjuran mencapai 95 persen, berdasarkan uji klinis terakhir.
Vaksin ini diberikan dalam dosis yang lebih kecil, hanya 0,3 ml dalam satu kali vaksinasi.
Pfizer bisa diberikan dalam dua dosis, dengan jarak tiga minggu.
3. Sinovac
Sinovac adalah jenis vaksin yang pertama kali tersedia di Indonesia dan digunakan pula untuk program vaksinasi anak.
Sinovac dikembangkan dari inactivated virus dan diberikan melalui intramuskular.
Setiap orang mendapatkan dua dosis vaksin, masing-masing 0,5 ml dan tiap dosis diberikan dengan interval 28 hari.
Baca juga: Hasil Penelitian Terbaru, Vaksin Sinovac 94 Persen Mampu Cegah Penularan, Efektif Atasi Varian Delta
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/daftar-jenis-vaksin-covid-19-yang-disetujui-untuk-ibu-hamil-ada-sinovac.jpg)