Virus Corona di Balikpapan
INI Link Daftar Online Vaksin untuk Masyarakat Umum di Balikpapan, Solusi dari Diskominfo Jika Error
Berikut ini Link daftar vaksin untuk masyarakat umum di Balikpapan, jika error, begini solusi dari Diskominfo.
TRIBUNKALTIM.CO - Masyarakat umum di Balikpapan dapat mendaftarkan diri secara online untuk mendapatkan vaksin Covid-19.
Pemerintah Kota Balikpapan telah membagikan Link daftar vaksin yang dapat diisi secara online untuk masyarakat.
Bagi masyarakat umum yang belum mendapatkan vaksin, dapat mendaftar melalui Link berikut ini:
- Link daftar online vaksin untuk masyarakat umum https://vaksinasi.balikpapan.go.id/umum atau
- Atau klik Link >>>>
Namun Link daftar online vaksin untuk masyarakat umum di Kota Balikpapan ini sering error hingga masyarakat mengeluh.
Seperti yang terjadi pada hari ini, Sabtu 7 Agustus 2021.
Kepala Diskominfo Balikpapan, Sutadi menjelaskan secara teknis server tak bisa diakses oleh ribuan orang bersamaan.
Baca juga: Bukan Soal Efektivitas, Terkuak Alasan Warga Balikpapan Pilih Vaksin AstraZeneca Dibanding Sinovac
Diperlukan waktu beberapa menit untuk mengakses data kependudukan yang terintegrasi di Disdukcapil Balikpapan.
"Mohon dipahami secara teknis tidak bisa 1000 orang sekaligus bisa akses.
Butuh waktu beberapa menit akses data di Capil," ujarnya.
Sutadi menambahkan apabila masyarakat masih tak bisa mengakses, maka bisa kembali dicoba pada jam berikutnya.
Ia pun menjamin dan memastikan bahwa server atau link pendaftaran vaksinasi Covid-19 akan dibuka secara terus-menerus.
"Kalau tidak jam 9, bisa dicoba jam 10. Tidak bisa pagi, bisa siang, atau malam, atau besok," urainya.
Ia meminta agar masyarakat bisa mengerti.
Apabila semuanya mau bersamaan daftar maka proses penarikan sara dari Capil tak bisa dilakukan
"Ini perlu waktu atau bergantian, oleh karena itu pendaftaran kita buka bukan untuk hari ini saja.
Tetapi besok, lusa, minggu depan dan seterusnya tetap kita buka," katanya.
Stok Vaksin Cukup hingga Dua Pekan
Pemerintah Kota Balikpapan kembali menerima distribusi vaksin Covid-19 yang dikirim pemerintah pusat.
Sebanyak 20.360 stok dosis vaksin gabungan saat ini berada di gudang farmasi milik Dinas Kesehatan Kota Balikpapan.
Rinciannya, vaksin milik Polri 10.500 dosis, vaksin PUPR 360 dosis, vaksin Bhayangkara 60 dosis, dan vaksin Dinas Kesehatan 9.440 dosis.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, ketersediaan vaksin itu mampu mencukupi kebutuhan dua pekan.
"Alhamdulilah dipenuhi semua. Saat ini juga masih ada stok vaksin kita di Insya Allah sampai dua minggu ini,” ujarnya, Sabtu (7/8/2021).
Kendati demikian capaian suntikkan vaksinasi Covid-19 di Kota Balikpapan saat ini masih terbilang rendah.
Berdasarkan data, dari 526.955 sasaran untuk dosis pertama baru sekitar 23 persen, sedangkan dosis dua baru 13,4 persen.
Lambatnya pelaksanaan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kota Balikpapan dikarenakan ketersediaan vaksin yang terbatas.
“Dosis pertama baru akan kita buka di minggu depan, karena minggu ini dosis kedua semua,” katanya.
Ia mengungkapkanKota Balikpapan masih jauh dari Herd Immunity.
Berdasarkan standar yang telah ditentukan, untuk mencapai kekebalan suatu kelompok pelaksanaan vaksinasi setidaknya berada di angka 70 persen.
"Herd immunity ditarget 70-80 persen, kita gencarkan terus sesuai dengan ketersediaan vaksin yang dikirim oleh pusat," ucapnya.
Vaksin AstraZeneca Banyak Diburu
Vaksin AstraZeneca rupanya banyak dicari oleh masyarakat Kota Balikpapan.
Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Satgas Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty kepada Tribunkaltim.co.
Ia mengungkapkan alasan mengapa banyak warga Kota Minyak yang memburu vaksin AstraZeneca.
Menurutnya, vaksin itu menjadi salah satu syarat dari negara tujuan untuk pelajar yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Pasalnya, vaksin Covid-19 AstraZeneca adalah vaksin yang paling banyak digunakan di seluruh dunia.
"Syarat vaksin AstraZeneca berlaku. Sehingga sesuai tujuan negara, vaksin ini banyak dicari warga Balikpapan yang melanjutkan pendidikan ke luar," ujarnya.
Sebagai informasi, saat ini program vaksinasi yang dilakukan pemerintah Kota Balikpapan masih menggunakan vaksin Sinovac.
Namun, masyarakat Kota Balikpapan yang hendak mencari vaksin AstraZeneca bisa mendapatkannya dengan ikut vaksinasi program TNI-Polri.
Adapun vaksin produksi AstraZeneca memiliki tingkat efikasi (kemanjuran) sebesar 62,1 persen versi BPOM.
"Saat ini kita masih menggunakan Sinovac, namun ada juga vaksin AstraZeneca yang digunakan TNI-Polri," tuturnya
Andi Sri Juliarty menambahkan kegiatan vaksinasi di Kota Balikpapan tak banyak mengalami kendala.
Hal tersebut dikarenakan akses yang mudah dijangkau dan antusias masyarakat sangat tinggi, hanya saja yang terjadi adalah jumlah ketersediaan vaksin masih terbatas.
Baca juga: Pendaftaran Vaksin Masyarakat Umum di Balikpapan Dibuka Seterusnya, Ibu Hamil dan Remaja Bisa Daftar
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ini-link-daftar-online-vaksin-untuk-masyarakat-umum-di-balikpapan-solusi-dari-diskominfo-jika-error.jpg)