Breaking News:

Virus Corona

Habbatussauda Disebut Peneliti Australia Punya Potensi jadi Obat Covid-19 di Masa Depan

Sebelum keluarnya hasil penelitian ini, habbatussauda sudah lama dikenal bisa mengobati berbagai penyakit

Penulis: Januar Alamijaya | Editor: Christoper Desmawangga
Alodokter.com via Tribun Jabar
habbatussauda atau jintan hitam, hasil penelitian di Australia menemukan fakta habbatussauda bisa digunakan sebagai obat Covid-19 

TRIBUNKALTIM.CO - Hasil penelitian di Australia menemukan sesuatu yang menarik dari manfaat habbatussauda.

Bahan herbal yang juga disebut jintan hitam ini disebut punya potensi sebagai obat Covid-19 

Sebelum keluarnya hasil penelitian ini, habbatussauda sudah lama dikenal bisa mengobati berbagai penyakit

Bahan herbal ini kerapkali digunakan oleh penderita darah tinggi dan diabetes.

Para peneliti dari University of Technology Sydney (UTS), Australia mengungkap potensi penggunaan habbatussauda atau jintan hitam sebagai obat Covid-19 di masa depan.

Baca juga: Anies Baswedan Tekankan Kejujuran Dalam Atasi Pandemi Covid-19, Jakarta Tak Pernah Manipulasi Data

Dilansir dalam laman resmi UTS, uts.edu.au, yang tayang pada Senin (2/8/2021) disebutkan bahwa ulasan penelitian di Australia telah menemukan bahwa itu berpotensi digunakan untuk mengobati Covid-19.

“Ada semakin banyak bukti dari studi pemodelan bahwa thymoquinone, bahan aktif Nigella Sativa (nama latin habbatussauda), lebih dikenal sebagai Bunga Adas, dapat menempel pada protein lonjakan virus Covid-19 dan menghentikan virus menyebabkan infeksi paru-paru," kata Profesor Kaneez Fatima Shad, penulis utama artikel penelitian tersebut, sebagimana dilansir dari TribunWow dalam artikel berjudul Coba saat Isolasi Mandiri, Peneliti Australia Ungkap Potensi Habbatussauda untuk Obat Covid-19

Disebutkan penelitian yang dilakukan peneliti UTS itu juga baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal bergengsi, Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology.

Thymoquinone telah dipelajari secara ekstensif di laboratorium dan telah diteliti pada hewan.

Studi-studi ini telah menunjukkan bahwa thymoquinone dapat memoderasi sistem kekebalan kita dengan cara yang baik, dengan mencegah pelepasan bahan kimia pro-inflamasi seperti interleukin.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved