Virus Corona di Nunukan
Terobosan Puskesmas di Nunukan dalam Melayani Imunisasi Balita Kala PPKM Level 4
Di tengah menjalankan konsep Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 4, Puskesmas Nunukan
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Di tengah menjalankan konsep Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 4, Puskesmas Nunukan melakukan pelayanan imunisasi dan gizi kepada bayi dengan metode jemput bola.
Bidang Koordinator dan Pengelola Program Promkes, Puskesmas Nunukan, Daningtyas Rina, mengatakan, layanan kesehatan terpadu secara mobile yang dilakukan pagi tadi berupa pelayanan gizi, imunisasi dan promosi kesehatan.
Menurutnya, layanan kesehatan dengan metode jemput bola perlu dilakukan, lantaran kegiatan di posyandu yang biasa dilakukan sebulan sekali, terpaksa ditiadakan selama PPKM level 4.
Kendati begitu, layanan tersebut hanya diprioritaskan bagi warga yang akses rumahnya jauh dari pusat kota.
Baca juga: Rentan Tertular, Pengantaran Jenazah Covid-19 Tak Sesuai SOP, PMI Nunukan Minta Mobil Operasional
"Layanan kesehatan secara mobile kami lakukan, karena Nunukan sedang berada di zona merah. Sehingga kami inisiatif untuk melakukan janji temu dengan kader Posyandu, agar bayi dan Balita usia 6 bulan sampai 5 tahun terpenuhi hak kesehatannya," kata Daningtyas Rina kepada TribunKaltara.com, Jumat (6/8/2021).
Rina menjelaskan, pada masa pandemi Covid-19 ini, hendaknya tidak menyurutkan semangat tenaga kesehatan untuk tetap menggaungkan pentingnya imunisasi.
Termasuk melakukan sejumlah upaya untuk memastikan setiap anak yang merupakan kelompok rentan, terlindungi dari Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).
Pagi tadi, kata Rina, pihaknya melakukan layanan imunisasi di tiga titik kumpul yakni Posyandu Cempaka di Jalan Persemaian, Posyandu Beringin Dua di Jalan Pongtiku, dan Posyandu Mangga di Jalan Sei Bilal.
"Imunisasi harus terus digaungkan selama masa pandemi ini. Teknisnya, kader Posyandu yang menentukan tempat dimana titik kumpul bayi dan Balita yang akan diimunisasi. Tadi kami janji temu dengan 23 imunisasi baik imunisasi pentabio, polio dan campak," ucapnya.
Baca juga: RSUD Nunukan Dapat Bantuan 300 Tabung Oksigen dari Perusahaan di Berau
Selain layanan Imunisasi, Rina mengaku pihaknya juga memberikan kapsul vitamin A secara gratis kepada bayi dan balita, mulai usia 6 bulan hingga 5 tahun. Pemberian vitamin ini biasanya dilakukan oleh Puskesmas Nunukan pada Februari dan Agustus.
"Sebenarnya, pemberian vitamin A dilakukan di Puskesmas Nunukan. Tapi, pertimbangan lain untuk rumah warga yang jauh dari kota, ditambah Nunukan lagi PPKM level 4, sehingga petugas yang langsung berkunjung ke titik kumpul dengan dibantu kader Posyandu. Tadi kami berikan vitamin A kepada 102 anak dan Balita," ujarnya.
Kendati begitu, untuk warga di sekitar wilayah Puskesmas Nunukan bisa mendapatkan langsung kapsul vitamin A secara gratis ke puskesmas.
"Untuk warga yang rumahnya dekat dengan Puskesmas Nunukan, silakan datang membawa buku KIA. Wajib sesuai Prokes. Jam pengambilan dari pukul 08.00 Wita sampai 11.00 Wita," tuturnya.
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Nunukan Menurun, Angka Kematian Naik, Penguatan 3T Lebihi Target
Lebih lanjut Rina sampaikan, kapsul vitamin A yang biru dengan dosis 100.000 IU untuk anak 6-11 bulan. Sedangkan, kapsul vitamin A merah dengan dosis 200.000 IU untuk anak 12-59 bulan.
Meski kegiatan layanan kesehatan secara mobile tidak dapat dijadwalkan khusus, namun layanan imunisasi dan gizi kepada anak akan tetap dilakukan pada Agustus ini.
"Kita tidak bisa berikan jadwal khusus karena Nakes di Puskesmas Nunukan juga minim. Minggu depan kami lakukan lagi dengan menyesuaikan kondisi yang ada. Kami harap warga tetap bersabar. Akan kami akamodir melalui kader posyandu," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/posyandu-cempaka-imunisasi-bayi.jpg)