Kamis, 14 Mei 2026

Virus Corona di Nunukan

Kasus Positif Covid-19 di Nunukan Menurun, Angka Kematian Naik, Penguatan 3T Lebihi Target

Tren kasus konfirmasi positif Covid-19 di Nunukan Kalimantan Utara menurun, sementara angka kematian meningkat.

Tayang:
Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan, Aris Suyono. TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Tren kasus konfirmasi positif Covid-19 di Nunukan Kalimantan Utara menurun, sementara angka kematian meningkat.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan, Aris Suyono.

"Sementara ini, selama perpanjangan PPKM Level 4 untuk angka kematian di Nunukan meningkat. Tapi proporsi untuk penambahan kasus semakin menurun walaupun secara absolut meningkat juga," kata Aris Suyono kepada TribunKaltara.com, Sabtu (07/08/2021), pukul 11.00 Wita.

Kendati begitu, kata Aris pihaknya akan melakukan evaluasi perpanjangan PPKM Level 4 di Nunukan secara menyeluruh pada Senin (9/8/2021) mendatang.

"Kami akan evaluasi perpanjangan PPKM Level 4, hari Senin nanti. Jadi kita harus melihat secara keseluruhan perkembangan kasus Covid-19 melalui evaluasi nanti," ucapnya.

Baca juga: 2.500 Vial Vaksin Covid-19 Tiba Minggu Ini di Nunukan

Diketahui, satu diantara enam poin dalam Surat Edaran Bupati Nunukan tentang PPKM Level 4, menyebut penguatan 3T (testing, tracing, treatment) perlu terus diterapkan dengan target test orang perhari sebanyak 147 orang suspek, target tracing 15 orang kontak erat per kasus konfirmasi.

Termasuk karantina terhadap kontak erat serta treatment perlu dilakukan dengan komprehensif sesuai dengan berat gejala dan hanya pasien dengan gejala sedang, berat, dan kritis yang perlu dirawat di rumah sakit.

Aris mengaku, mengenai penguatan 3T, Nunukan sudah melebihi dari target. Minggu lalu selama sepekan sekira 2.400 orang yang sudah dilakukan testing.

"Minggu lalu selama sepekan sekira 2.400 orang yang berhasil ditesting. Artinya kita sudah lebihi dari target. Sejauh ini upaya yang Satgas lakukan masih seputar 3T," ujarnya.

Meskipun menurut Aris, kendala penguatan 3T sejauh ini terletak pada masyarakat sendiri. Lantaran, masih banyak warga yang resistensi menolak.

Baca juga: Konsep Isolasi Terpadu Covid-19 di Nunukan Belum Bisa Diterapkan dalam Waktu Dekat

"Masih banyak warga yang menolak karena tidak percaya adanya Covid-19. Tapi kami tetap memberikan pemahaman kepada mereka. Kami juga tidak bisa memaksa, banyak pekerjaan lain lebih prioritas. Intinya kami tetap melaksanakan pemeriksaan," tuturnya.

Bahkan, kata Aris ke depan akan lebih digenjot penguatan pemantauan terhadap pasien isolasi mandiri.

"Leading sektornya dari Satpol PP dan BPBD. Tujuannya selain pasien Isoman disiplin protokol kesehatan, juga pemantauan ketika ada situasi buruk dan pemenuhan kebutuhan pokok selama Isoman," ungkapnya.

Sekadar diketahui, per hari Jumat (06/08), kasus positif Covid-19 di Nunukan bertambah 70, sembuh 43, dan 1 kasus meninggal dunia.

Sehingga jumlah terkonfirmasi Covid-19 Kabupaten Nunukan sebanyak 4.091 kasus.

Baca juga: Imbas PPKM Level 4, Pedagang Bakso di Nunukan Terpaksa Jualan Snack Kerupuk

Adapun rincian kasus sebagai berikut:
- Sebanyak 1.545 pasien sedang dirawat.
- Sebanyak 2.472 pasien dinyatakan sembuh.
- Sebanyak 74 pasien meninggal dunia.
- Suspek yang dipantau 912 orang.
- Kontak erat yang dipantau 61 orang.

Sampai dengan minggu ke-31 tahun 2021, Kabupaten Nunukan masih bertahan di zona risiko tinggi (merah). (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved