Rabu, 8 April 2026

Virus Corona di Kaltara

Vaksinasi Covid-19 Digelar di Kaltara, Ada Permintaan Khusus dari Nunukan

Program vaksinasi Covid-19 di Kaltara terus berlanjut, setelah pada Jumat lalu vaksinasi ketiga bagi tenaga kesehatan mulai bergulir di Bulungan.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi |
TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Jubir Satgas Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy. Ia mengatakan adanya permintaan khusus dari Nunukan, mengingat banyaknya target vaksinasi di luar sasaran di Kabupaten Nunukan, seperti para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan pasukan penjaga perbatasan RI-Malaysia. TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Program vaksinasi Covid-19 di Kaltara terus berlanjut, setelah pada Jumat lalu vaksinasi ketiga bagi tenaga kesehatan mulai bergulir di Bulungan.

Kini Dinkes Kaltara kembali kedatangan 840 vial vaksin Sinovac, yang direncanakan akan dibagikan kepada TNI-Polri dan empat kabupaten/kota di Kaltara, yakni Bulungan, Tarakan, Malinau dan Tana Tidung.

"Vaksin akan datang lagi, yang berikutnya sebanyak 840 Vial, 420 Vial-nya untuk Dinkes di empat kabupaten/kota," kata Jubir Satgas Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy, Minggu (8/8/2021).

"Dan untuk TNI-Polri masing-masing dapat 200 Vial, nanti sesuai sasaran yang ditetapkan TNI-Polri," tambahnya.

Khusus untuk Nunukan, Agust Suwandy menjelaskan adanya permintaan khusus, mengingat banyaknya target vaksinasi di luar sasaran di Kabupaten Nunukan, seperti halnya para Pekerja Migran Indonesia (PMI), dan pasukan penjaga perbatasan RI-Malaysia.

Baca juga: Gubernur Zainal Paliwang Paparkan Kondisi Terkini Kaltara, Capaian Vaksinasi Dosis Kedua 8,14%

"Khusus untuk Nunukan ada permintaan khusus, karena banyak yang di luar sasaran seperti untuk PMI-PMI yang dideportasi," ujarnya.

"Dan juga pasukan penjaga perbatasan, jadi ada pemberian khusus untuk vaksin di Nunukan," tuturnya.

Pihaknya mengatakan, telah ada sekitar 2.500 vial vaksin Sinovac atau setara 25.000 dosis, yang disiapkan untuk PMI dan Pasukan Penjaga Perbatasan di Nunukan.

Menurutnya, hal tersebut penting dilakukan mengingat para pekerja migran dan pasukan penjaga perbatasan tidak dapat pulang bila belum menerima vaksin Covid-19.

"Kemarin ada datang 2.500 vial atau sekitar 25.000 dosis, jadi memang harus stand by ," ujarnya.

Baca juga: Dinkes Kaltara Sebut Vaksin Moderna Telah Tiba, Bakal Buat Tenaga Kesehatan

"Karena PMI dan pasukan itu tidak bisa pulang, kalau tidak menerima vaksinasi," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved