Virus Corona di Kaltim
Gubernur Kaltim Angkat Bicara soal Vaksin Covid-19, Minta Diperlakukan Sama seperti DKI Jakarta
Saat ini, Kaltim berada di urutan pertama jumlah kasus tertinggi di luar Jawa dan Bali.
TRIBUNKALTIM.CO - Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi salah satu dari 5 daerah dengan kasus positif Covid-19 tertinggi di luar Jawa dan Bali.
Hal ini berdasarkan data yang dirilis langsung Presiden Jokowi.
Dari data tersebut Kalimantan Timur masuk ke dalam lima besar provinsi dengan kasus tertinggi.
Bahkan Kaltim pun berada di urutan pertama jumlah kasus tertinggi di luar Jawa dan Bali.
Baca juga: Update Covid-19 di Kaltim, Kasus Harian Masih di Atas 1000, Isran Noor Minta Guru Sosialisasi Prokes
Mendengar hal tersebut Gubernur Kaltim Isran Noor angkat bicara.
Menurutnya tren positif Covid-19 di Kaltim cenderung tinggi dikarenakan faktor tracing yang terus-menerus.
Para tenaga medis dan relawan terus menerus melakukan pencegahan dengan upaya tracing.
Maka tak heran masyarakat yang melaksanakan tes pun dapat terlihat jumlahnya yang positif Covid-19.
Untuk itu ia meminta pemerintah pusat untuk segera mengirimkan vaksin ke Kaltim.
Mengingat kasus di Kaltim lebih tinggi di luar Pulau Jawa dan Bali.
Baca juga: Jokowi Beri Kaltim Rapor Merah, Padahal Baru Dapat Predikat Daerah Taat Prokes Covid-19
"Karena itu, kami meminta agar vaksin segera didistribusikan. Kalau bisa, sama dengan DKI Jakarta," ucapnya.
Sementara itu Presiden Joko Widodo dikutip dari Kompas.com menyebut, lonjakan Covid-19 belakangan terjadi di luar Jawa dan Bali.
Ia pun meminta jajarannya untuk secara cepat merespons peningkatan tersebut.
"Hati-hati kenaikan dalam dua minggu ini," kata Jokowi dalam rapat terbatas evaluasi perkembangan dan tindak lanjut PPKM Level 4, Sabtu (7/8/2021) malam.
Jokowi mengungkap, per 25 Juli 2021 daerah luar Jawa-Bali menyumbangkan 13.200 kasus Covid-19 atau 34 persen terhadap kasus nasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/isran-ingatkan-warga-jangan-lengah.jpg)