Breaking News:

Virus Corona di Kaltim

DPD RI Ingatkan, Beri Ruang Kreasi Pelaku UMKM di Kalimantan Timur Selama PPKM

Sudah satu bulan lebih PPKM level 1 sampai 4 dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Timur

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
HO/MAHYUDIN
Wakil Ketua DPD RI Mahyudin, mengingatkan kondisi ekonomi di tengah dampak Covid-19 menjadi satu kasus yang masih krusial, dikarenakan masyarakat ekonomi rendah semakin tercekik pada kondisi saat ini, Rabu (11/8/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sudah satu bulan lebih PPKM level 1 sampai 4 dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Timur.

Dampak PPKM tersebut sangat terasa di sektor ekonomi. Pertumbuhan Ekonomi Nasional berdasarkan data Badan Pusat Statistik 5 Agustus 2021, Produk Domestik Bruto (PDB) Ekonomi Indonesia Triwulan 2-2021 tumbuh 7,07 persen (y-on-y).

Secara akumulatif 3,31 persen (q-to-q) dan bidang yang paling tinggi angka pertumbuhannya di bidang Perdagangan dengan angka 9,44 persen.

Sementara Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur, tanggal 5 Agustus 2021 tercatat bahwa Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) secara y-on-y naik 5,76% dibanding dengan tahun lalu di minus 1,38 persen.

Baca juga: BLT UMKM Tahap 3 Sudah Dicairkan, Cek Nama-nama Penerima di eform.bri.co.id/bpum

Berdasarkan hal tersebut wakil Ketua DPD RI Mahyudin, Rabu (11/8/2021) merespon hal tersebut. Mahyudin, mengingatkan kondisi ekonomi di tengah dampak Covid-19 menjadi satu kasus yang masih krusial.

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan masyarakat ekonomi rendah semakin tercekik pada kondisi saat ini.

Ia pun menyarankan kepada pemerintah baik pusat dan provinsi serta stakeholder yang terkait untuk memperhatikan beberapa hal.

Salah satu adalah meminta agar angka kematian bisa ditekan. Salah satunya dengan memastikan prasarana kesehatan yang memadai dari daerah-daerah.

Baca juga: MUDAH Cara Cek BLT UMKM Rp 1,2 Juta Link eform.bri.co.id/bpum & banpresbpum.id, Cairkan Tanpa Antre

"Sehingga semua lapisan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan baik masyarakat di kota, pedesaan bahkan masyarakat perbatasan," ucap Mahyudin.

Terakhir ia meminta pemerintah memberikan kelonggaran kepada pelaku usaha untuk membuka usaha selama PPKM. Sebab selama PPKM pemerintah membatasi pelaku usaha sehingga menurunkan pendapatan bahkan gulung tikar.

"Memastikan dana bantuan sosial (bansos) layak dan tepat sasaran untuk masyarakat yang terkena dampak,sehingga bisa mengurangi beban masyarakat yang sangat menjerit dengan kondisi ini," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved