Virus Corona di Tarakan
Dandim 0907 Tarakan Beber Selama Vaksinasi Covid-19, Tidak Ada Efek yang Serius
Dandim 0907 Tarakan, Letkol Inf Eko Antoni Chandra Lestianto, membeberkan, selama ini dalam pelaksanaan vaksinasi di Kodim 0907 Tarakan.
Penulis: Risnawati | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Dandim 0907 Tarakan, Letkol Inf Eko Antoni Chandra Lestianto, membeberkan, selama ini dalam pelaksanaan vaksinasi di Kodim 0907 Tarakan belum ada keluhan kejadian ikutan setelah adanya imunisasi (KIPI) yang serius.
Namun, tim kesehatan akan melakukan screening terlebih dahulu sebelum di vaksin kemudian observasi setelah vaksin.
Makanya semua harus diperhatikan, terutama dari sisi kesehatan calon penerima vaksin.
"Kami berharap bagi masyarakat yang memiliki penyakit bawaan menyampaikan kepada tim screening dulu supaya bisa diketahui apakah bisa di vaksin atau tidak," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Selasa (17/8/2021).
Baca juga: PPKM di Tarakan Diperpanjang Lagi, Walikota Khairul Tegaskan Taati Prokes 6M
Sejauh ini, kurang lebih 2.480 warga Tarakan yang sudah divaksin di Kodim 0907 Tarakan untuk tahapan vaksinasi dosis kedua.
Dijelaskan Dandim 0907 Tarakan, Letkol Inf Eko Antoni Chandra Lestianto, vaksinasi ini merupakan pemberian dosis kedua dari pelaksanaan vaksinasi massal yang dilakukan Juli 2021.
“Ini merupakan vaksinasi dosis kedua yang sudah sebelumnya dosis pertama dilakukan pada Juli Bulan lalu. Sebanyak 700 dosis kami siapkan untuk masyarakat umum,” ujarnya.
700 dosis itu terdiri dari 400 dosis dari Kodim 0907 Tarakan dan 300 dosis dari KKP Kelas II A Tarakan.
Lanjutnya Dandim 0907 Tarakan, sebelumnya Kodim 0907 Tarakan dan KKP juga memiliki kerja sama serupa, dengan dosis sama pada Juli lalu.
Baca juga: Presiden Jokowi Minta Harga PCR Diturunkan, Dinkes Tarakan Tunggu Instruksi Menkes
Ia menyebutkan kembali, vaksin yang terpakai saat itu hanya 648 orang dan sisanya ada yang terpapar Covid-19.
"Kalau dikalkulasi secara keseluruhan, pekan pertama pelaksanaan total 1.577 orang. Kemudian lanjut Dandim, pekan kedua sebanyak 255 orang dan kemarin 648 orang.
“Sehingga total 2.480 orang. Dari jumlah ini, semuanya sudah mendapatkan vaksin lengkap hingga dosis kedua," bebernya.
Dikatakan Dandim, pihaknya akan membuka kembali pendaftaran untuk masyarakat umum. Namun, calon penerima vaksin akan tetap disortir dan dilakukan screening terlebih dahulu.
“Semua yang dosis kedua untuk Sinovac sudah tuntas kami berikan,” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dandim-0907-tarakan-vaksin-sinovac.jpg)