Berita Nasional Terkini
Lebih Besar dari Uang Koin Kelapa Sawit, Cek Rupiah Edisi Perjuangan Tahun 1945 Berbahan Emas
Lebih besar dari uang koin kelapa sawit, cek rupiah edisi perjuangan angkatan tahun 1945 berbahan emas.
TRIBUNKALTIM.CO - Pada masa perjuangan tahun 1945 kabarnya mata uang rupiah yang diproduksi pemerintah berbahan emas.
Nilai dan bentuknya lebih besar dari uang koin kelapa sawit yang viral belakangan ini.
Saat itu (1945) rupiah dibuat dari bahan emas 23 - 24 karat.
Dilansir TribunBatam.id dala, artikel berjudul Rupiah Edisi Khusus Perjuangan Angkatan '45 Berbahan Emas, Lebih Besar dari Uang Koin Kelapa Sawit, sejak merdeka pada 17 Agustus 1945, Indoneia memulai tahapan bernegara termasuk menentukan mata uang sendiri.
Sehingga keberadaan mata uang rupiah erat kaitannya dengan momen kemerdekaan bangsa.
Bank Indonesia pernah menerbitkan uang koin Rupiah edisi khusus Perjuangan Angkatan '45.
Uang koin Perjuangan Angkatan '45 bergambar burung garuda dan terbuat dari bahan emas 23 karat.
Uang edisi ini bernilai lebih besar dari uang koin kelapa sawit.
Sebelum mengetahui lebih lanjut ada baiknya disimak sejarah rupiah.
Baca juga: RINCIAN Dokumen dan Syarat Naik Kapal Laut ke Wilayah PPKM Level 1 - 4
Sebelum memakai mata uang rupiah, Indonesia pernah memakai beberapa mata uang untuk bertransaksi di masyarakat.
Apalagi Indonesia pernah berada pada masa kerajaan maupun penjajahan, baik Belanda Jepang.
Dikutip situs Bank Indonesia (BI), pada masa kerajaan, telah menggenal dan menggunakan berbegai tipe uang yang berupa logam.
Bahkan ada yang memakai sistem barter atau saling tukar untuk mendapatkan barang.
Setelah kedatangan penjajah, Indonesia yang waktu itu bernama Hindia Belanda mengenal berbagai macam uang, seperti Sen atau Gulden yang diterbitkan oleh De Javasche Bank.
Dilansir Encyclopaedia Britannica (2015), rupiah menjadi mata uang resmi Indonesia pada 1949.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/uang-edisi-khusus-perjuangan-angkatan-45.jpg)