Jumat, 8 Mei 2026

Virus Corona

Long Covid-19 juga Sering Menjangkiti Anak-anak, Berikut Gejala Lain yang Ditemukan pada Penderita

Jika pasien masih mengalami gejala yang bertahan hingga lebih dari empat minggu sejak gejala awal, fenomena itu disebut long Covid.

Tayang:
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Januar Alamijaya
Freepik
Ilustrasi isolasi mandiri di rumah, long Covid juga bisa terjadi pada anak, berikut gejala yang biasa muncul. 

TRIBUNKALTIM.CO - Long Covid-19 bisa terjadi di semua umur tak pandang anak-anak atau orang tua.

Sama seperti orang dewasa, anak-anak yang terinfeksi Covid-19 bisa mengalami kondisi di mana gelajanya menetap hingga berminggu-minggu setelah sembuh dari Covid-19.

Jika pasien masih mengalami gejala yang bertahan hingga lebih dari empat minggu sejak gejala awal, fenomena itu disebut long Covid.

Dilansir dari WebMD, kebanyakan anak-anak hanya mengalami gejala ringan ketika terinfeksi Covid-19.

Baca juga: Ini Kondisi Pasien Covid-19 yang Berisiko Alami Long Covid, Waspada saat Isolasi Mandiri

Mereka cukup melakukan isolasi mandiri untuk pemulihan tanpa perlu dirawat di rumah sakit.

Dalam studi terbaru dari sebuah penelitian yang diterbitkan oleh The Lancet, kurang dari 1 dari 20 anak yang dites positif memiliki gejala Covid-19 yang berlangsung lebih dari 4 minggu.

Pada minggu ke-8, sebagian besar gejala yang dilaporkan tampak mereda.

Sebuah penelitian yang sedikit lebih besar yang dilaporkan dalam Journal of American Medical Association menemukan bahwa sekitar 1 dari 25 anak melaporkan setidaknya satu gejala yang berlangsung lebih dari 12 minggu.

Seorang pasien Covid-19 melambaikan tangan dari jendela kamarnya di Rumah Singgah Isolasi Mandiri Medco Foundation, di Hotel Nyland, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/1/2021). simak ketentuan isolasi mandiri di rumah berdasrkan anjuran Kemenkes
Ilustrasi, Seorang pasien Covid-19 melambaikan tangan dari jendela kamarnya di Rumah Singgah Isolasi Mandiri Medco Foundation, di Hotel Nyland, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/1/2021). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Berdasarkan apa yang diketahui sekarang, dengan beberapa studi tersebut bisa dikatakan bahwa anak-anak memang jarang mengalami long Covid.

Tetapi tetap penting untuk memahami bagaimana hal itu dapat memengaruhi mereka.

Hingga kini juga tidak diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan beberapa anak memiliki gejala Covid-19 jangka panjang.

Baca juga: Meninggal Karena Long Covid, Alino Octavian Sempat Sampaikan Pesan Terakhir ke Istri

Meskipun jelas bahwa faktor risiko tertentu (seperti obesitas dan penyakit lain yang mendasarinya) dapat membuat seseorang berisiko terkena penyakit serius akibat Covid-19.

Tidak ada hubungan yang jelas antara kondisi ini dan gejala long Covid.

Selain itu, penyintas Covid-19 meski sebelumnya tanpa gejala juga bisa mengami keluhan usai dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Sejalan dengan itu, gejala long Covid masih bisa terjadi pada anak-anak yang memiliki gejala ringan atau tanpa gejala ketik terinfeksi Covid-19.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved