Liga 1
Persib Bandung Cari Pengganti Ferdinand Sinaga, Robert Rene Alberts Sebut Kriterianya
Meski diisi banyak pemain bintang namun Robert Rene Alberts masih perlu satu pemain lagi untuk melengkapi skuadnya.
Dalam merekrut pemain, khususnya yang muda, Robert tak mau asal memilih. Dia ingin pemain yang nantinya bergabung benar-benar bisa diandalkan. Bukan hanya datang lalu banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan.
"Jadi jika melihat pemain muda, kami harus memberinya menit bermain karena kalau tidak, dia bisa kehilangan talentanya," katanya.
Hengkangnya Ferdinand tentu menjadi kerugian yang amat besar bagi Persib. Sebab, lanjut Robert, tidak mudah dan sebentar waktu yang diperlukan untuk menciptakan pemain seperti jebolan Diklat Persib itu.
"Untuk bisa mengisi posisi Ferdinand, oke kita harus menunggu 1 hingga 3 tahun untuk bisa mengisi posisi tersebut. Karena memang sulit menemukan striker berkualitas yang bisa bermain di liga profesional, dan mayoritas besar tim menggunakan pemain asing di posisi tersebut," ungkap Robert.
Baca juga: Robert Rene Alberts Buka Rahasia soal Pemain Persib Bandung yang Ingin Dibajak Klub Lain
Pada saat menyusun kekuatan untuk menghadapi Liga 1 2021/2022, Ferdinand merupakan pemain yang ada dalam daftarnya.
Menurut Robert, kualitas Ferdinand sangat cocok dengan apa yang dibutuhkan oleh Persib.
"Kami saat itu memilih Ferdinand karena dia secara reputasi sudah mapan dan memiliki pengalaman di level internasional," ucapnya.
Sebagai pelatih, Robert mengakui sangat mengagumi kemampuan dan juga kepribadiannya.
Hal inilah yang menjadi dasar mengapa Ferdinand direkrutnya meski pada saat itu sudah memasuki usia 32 tahun
"Ketika dia mengatakan bahwa sulit untuk bersaing karena ada banyak pemain asing dan dia memilih pergi ke Liga 2 yang tidak ada pemain asing, dia bisa bermain dan itu yang setiap pemain inginkan, jadi kami harus memikirkan kebutuhan pemain," ujarnya.
Mantan arsitek tim Arema Indonesia dan PSM Makassar ini sebenarnya bukan tidak ingin merekrut striker yang lebih muda.
Namun, memang, striker yang sesuai dengan standarnya sangat sulit untuk dicari.
"Jadi ini perbedaan besar antara kami dengan klub Eropa. Jika dia bertalenta maka dia akan bermain, tapi di sini ada perbedaan antara kompetisi usia muda dengan profesional, ada jarak pemisah yang besar," katanya.
Dia menyadari bahwa striker muda harus mendapatkan menit bermain cukup agar talenta yang dimilikinya dapat berkembang.
Hanya saja, sepak bola profesional saat ini menuntut para pemain untuk berada di level yang selalu tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/striker-persib-bandung-ferdinand-sinaga.jpg)