Sabtu, 11 April 2026

Berita Kaltara Terkini

Layani Warga Kaltara, Pesawat Perintis SAM Air Mampu Angkut 1,5 Ton Barang

Pemprov Kaltara menggulirkan program subisidi ongkos angkut (SOA), baik untuk penumpang maupun barang.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi |
TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Dirut PT Semuwa Aviasi Mandiri (SAM) Air, Wagus Hidayat. Ia menyampaikan komitmennya untuk melayani masyarakat Kaltara, khususnya dari sisi angkutan penerbangan perintis. TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pemprov Kaltara menggulirkan program subisidi ongkos angkut (SOA), baik untuk penumpang maupun barang.

Dengan nilai sebesar Rp 8,5 miliar untuk SOA Barang dan Rp 14 miliar untuk SOA Penumpang, Gubernur Kaltara Zainal Paliwang berharap program ini mampu menekan disparitas harga.

Di samping itu, program ini juga diharapkan mampu membantu masyarakat Kaltara yang tinggal di wilayah pedalaman dan perbatasan.

Ditemui saat acara peresmian SOA Barang dan Penumpang, pihak operator yakni PT Semuwa Aviasi Mandiri atau SAM Air, menyatakan komitmennya untuk melayani masyarakat Kaltara, khususnya dari sisi angkutan penerbangan perintis.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PT Semuwa Aviasi Mandiri, Wagus Hidayat saat ditemui di Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, Jumat (20/8/2021).

Baca juga: Subsidi Ongkos Angkut Speedboat di Mahulu Berlanjut, Ada Tambahan Armada untuk Wilayah Hulu

"Kami sebagai operator sangat siap untuk membantu pembangunan di Kaltara terutama di daerah terluar terisolir dan tertinggal melalui subsidi pesawat perintis kepada kami angkutan barang dan orang," kata Wagus Hidayat.

"Kami berkomitmen menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawab kami, untuk itu kami juga mohon support khususnya juga pada pihak Bandara agar pesawat kami dapat stay di sini," tambahnya.

Menurut Wagus Hidayat, pihaknya menyiapkan setidaknya enam rute SOA Barang di wilayah yang telah ditentukan, seperti di Malinau dan Nunukan.

"Kurang lebih ada enam rute, ada di Long Bawang, Long Apung, dari Tanjung Selor juga ada lalu Krayan, Nunukan juga Malinau," tuturnya.

Terkait armada, pihaknya telah menyiapkan 1 unit pesawat dual engine twin otter yang mampu mengangkut 19 penumpang dan barang-barang seberat 1,3 hingga 1,5 ton.

"Untuk ini ada 1 unit dan kami juga siapkan satu armada lainnya, kontrak kami pesawat dual engine twin otter," katanya.

"Untuk twin otter itu penumpang dan barang, itu ada 19 seat dan 2 seat untuk crew, dan untuk barangnya kapasitas angkut kami bisa 1,3 hingga 1,5 ton tergantung rute tujuan," tuturnya. 

Tekan Disparitas Harga Barang di Perbatasan dan Pedalaman

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Kaltara Zainal Paliwang meresmikan program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) barang dan penumpang dengan moda transportasi udara perintis.

Menurutnya masih banyak masyarakat Kaltara yang tidak memiliki akses transportasi melalui jalur darat ataupun air, sehingga hanya dapat mengandalkan transportasi udara.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved