Virus Corona di Bulungan
PTM Belum Dilaksanakan, Bupati Bulungan Sebut Lihat Peta Risiko Tiap Desa
Menurut Bupati Bulungan Syarwani, pelaksanaan PTM nantinya harus melihat zonasi risiko kasus Covid-19 di tingkat desa.
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau PTM di wilayah Bulungan masih belum dilakukan.
Mengingat wilayah Bulungan yang masih masuk dalam daftar daerah yang menerapkan PPKM Level 3.
Menurut Bupati Bulungan Syarwani, pelaksanaan PTM nantinya harus melihat zonasi risiko kasus Covid-19 di tingkat desa.
"Sampai hari ini belum, kita belum ada konfirmasi tatap muka, kita ingin evaluasi dulu di wilayah di tingkat desa," kata Bupati Bulungan Syarwani, Senin (23/8/2021).
"Tatap muka kita lihat per zonasinya, kita persempit lagi kita lihat tingkat desa," tambahnya.
Baca juga: Kabupaten Bulungan Masuk PPKM Level 3, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Ditiadakan
Bupati Syarwani mengatakan bila nantinya PTM akan dilaksanakan, maka akan menggunakan sistem buka tutup.
Yakni bila terdapat penambahan kasus Covid-19 di suatu desa secara signifikan ataupun terdapat kasus konfirmasi pada siswa ataupun perangkat pendidikan, maka tatap muka akan dihentikan sementara.
"Kalau kita buka, lalu ada kasus kita tutup, jadi buka tutup saja, jadi kita jangan sampai kecolongan," terangnya.
Dirinya juga meminta pihak Dinas Pendidikan Bulungan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Bulungan untuk mengevaluasi desa mana saja yang nantinya siap untuk melaksanakan tatap muka.
"Kita sampaikan teman-teman di Diknas dan di Satgas untuk koordinasi terkait evaluasi PTM ini," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pembatasan-sosial-di-bulungan.jpg)