Aplikasi
Facebook Bakal Rilis Ulang Fitur Voice dan Video Call yang Sempat Hilang, tak Perlu Lewat Messenger
Facebook rilis ulang fitur voice dan video call yang sempat hilang. Untuk melakukan panggilan suara ataupun video tak perlu lewat Facebook Messenger
TRIBUNKALTIM.CO - Update terbaru dari Facebook, yang akan merilis ulang fitur voice dan video call.
Fitur panggilan suara dan video ini sempat hadir beberapa tahun silam di Facebook.
Namun, sejak tahun 2014, Facebook memutuskan menghilangkan fitur voice dan video call dari aplikasinya.
Kini, kabar terbaru dari Facebook, fitur yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan panggilan suara maupun video tersebut akan dirilis ulang.
Dengan begitu, pengguna Facebook dapat melakukan panggilan telepon baik suara maupun video langsung dari Facebook, tanpa harus lewat Messenger.
Kabar terbaru dari Facebook ini diumumkan 23 Agustus 2021 lalu.
Facebook mengkonfirmasi bahwa perusahaan akan merilis ulang fitur audio dan video call, seperti dikutip TribunKaltim.co dari nextren.grid.id.
Dengan hadirnya fitur voice dan video call di Facebook, pengguna tak perlu mengakses aplikasi Messenger hanya untuk melakukan panggilan suara ataupun video.
Baca juga: 9 Aplikasi Android yang Berisi Malware, Bisa Meretas Facebook, Tawarkan Gratis Netflix hingga Bola
Tujuh tahun lalu tepatnya tahun 2014, fitur audio dan video call ini dihapus Facebook.
Sebelum tahun 2014, pengguna bisa menikmati fitur audio call dan video call di aplikasi dan website utama Facebook.
Namun pada tahun 2014 Facebook merilis aplikasi Messenger secara terpisah dan memindahkan fitur audio call dan video call ke aplikasi tersebut.
Lalu, bagaimana apa alasan Facebook merilis ulang fitur audio call dan video call?
Kehadiran kembali fitur audio dan video call di Facebook tak terlepas dari peningkatan pengguna Messenger.
Pada tahun 2020, Facebook mengklaim telah terjadi pelonjakan sebanyak 150 juta penggunaan audio call dan video call Messenger dalam sehari.
Sayangnya, kehadiran kembali fitur audio dan video call di Facebook nampaknya tak akan dibarengi dengan fitur penunjang yang lengkap seperti di aplikasi Messenger.
Contohnya, Facebook belum tentu merilis itur enkripsi end-to-end di audio dan video call Facebook.
Selain itu, belum tentu fitur audio dan video call Facebook dibekali dengan filter, sticker, dll.
Meski telah mengembalikan fitur audio dan video call, Facebook masih enggan meluncurkan fitur text chat di platformnya.
Facebook nampaknya ingin fitur text chat hanya tersedia secara eksklusif di Messenger.
Hingga saat ini, jadwal peluncuran fitur audio dan video call di Facebook belum diumumkan.
Berdasar perkiraan beberapa media teknologi, fitur audio dan video call Facebook bakal meluncur dalam waktu dekat.
Baca juga: Biar Akun Nggak Dibobol, Cara Amankan WhatsApp, Facebook, dan Instagram, Aktfikan Fitur Ini
Panggilan Suara dan video call di Facebook Messenger Kini Lebih Aman
Pengumuman terbaru dari Facebook untuk pengguna Facebook Messenger.
Kini, voice maupun video call di Facebook Messenger bakal lebih aman karena sudah ada opsi enkripsi ujung-ke-ujung ( end-to-end encryption, E2EE ).
Opsi E2EE ini berguna untuk mengamankan panggilan suara dan video di Facebook Messenger.
Sebelumnya, opsi enkripsi ujung-ke-ujung di Facebook Messenger hanya terbatas untuk melindungi pesan di fitur "secret conversation" (percakapan rahasia) saja.
Dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com, Ruth Kricheli, Direktur Manajemen Produk di Facebook Messenger mengumumkan soal fitur baru dari Facebook Messenger ini.
"Hari ini, kami meluncurkan opsi untuk membuat video dan voice call terenkripsi dari ujung-ke-ujung di Messenger," tulis Ruth Kricheli.
Dengan adanya opsi enkripsi ujung-ke-ujung ini, panggilan suara dan video pengguna di Facebook Messenger menjadi aman dan tidak dapat disadap oleh pihak manapun, termasuk Facebook itu sendiri.
Namun, perlu dicatat, Facebook menggulirkan perlindung E2EE ini sebagai opsi, bukan sebagai pengaturan default.
Karena masih berupa pilihan, ini mengindikasikan bahwa fitur enkripsi ujung-ke-ujung di voice dan video call Facebook Messenger kemungkinan harus diaktifkan secara manual oleh pengguna.
Jadi, buruan aktifkan fiturnya sekarang.
Kendati demikian, Facebook tidak memberikan detail langkah-langkah untuk mengaktifkan fitur enkripsi ujung-ke-ujung di voice dan video call Facebook Messenger.
Yang jelas, Facebook mengatakan, keputusan menyertakan pilihan lapisan keamanan enkripsi ujung-ke-ujung pada video dan voice call di Facebook Messenger ini, tak lepas dari adanya lonjakan penggunaan dua fitur tersebut.
Menurut Facebook, selama 2020, ada lebih dari 150 juta panggilan video dan audio dalam sehari di Facebook Messenger.
Baca juga: Ternyata Fitur Read di WhatsApp, Facebook Messenger dan iMessage Bisa Dimatikan, Ini Caranya
"Untuk itu kami memperkenalkan panggilan ke mode obrolan ini sehingga Anda dapat mengamankan panggilan audio dan video Anda dengan teknologi yang sama (E2EE) ini, jika Anda mau," tulis Kricheli, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari laman Messenger News Facebook, Sabtu (14/8/2021).
Di samping itu, Facebook juga mengumumkan akan melakukan uji coba end-to-end encryption untuk melindungi pesan yang ada di Group Messenger dan Direct Message (DM) Instagram dalam waktu dekat.
Tidak akan dilindungi E2EE secara default hingga 2022
Facebook Inc, yang menaungi media sosial Facebook, Instagram, dan WhatsApp, agaknya memiliki prioritas yang berbeda-beda dalam menyediakan enkripsi ujung-ke-ujung pada layanannya.
Pasalnya, percakapan di platform pesan instan WhatsApp sudah sejak lama dilindungi oleh E2EE secara default.
Hal ini berbeda dengan percakapan yang terjadi di DM Instagram dan Messenger yang belum dienkripsi secara default.
Memang sebelumnya, Facebook telah mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa mengamankan percakapan pengguna di layanan Facebook Messenger dan DM Instagram dengan enkripsi ujung-ke-ujung sepenuhnya, hingga 2022 mendatang.
Tidak dijelaskan alasan pastinya.
Namun, dalam sebuah posting di blog resminya pada April lalu, Facebook mengatakan E2EE merupakan proyek jangka panjang perusahaan.
Untuk tahun ini sendiri, Facebook mengatakan belum dapat menghadirkan E2EE secara default pada pada layanan Messenger dan DM Instagram.
"Kami belum akan menerapkan enkripsi sepenuhnya percakapan di Messenger dan DM Instagram, hingga paling cepat sekitar tahun 2022," tulis Facebook.
Untuk diketahui, end-to-end encryption merupakan sebuah metode yang mengamankan pesan dengan cara mengacak percakapan, baik teks, suara, maupun video, menjadi serangkaian kode yang tak bisa diartikan.
Kode ini hanya bisa dikembalikan menjadi format awal oleh perangkat pengirim dan penerima pesan, yang masing-masing memegang kunci enkripsi.
Pihak lain yang mencegat pesan dalam perjalanan pun tidak bisa mengetahui apa isinya karena masih berupa kode.
End-to-end encryption mengamankan pesan dari intipan pihak manapun, termasuk penyedia layanan itu sendiri.
Baca juga: Fitur Secret Chat, Cara Kirim Pesan Hilang Otomatis di Facebook Messenger
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/facebook-bakal-rilis-ulang-fitur-voice-dan-video-call-yang-sempat-hilang-tak-perlu-lewat-messenger.jpg)