Breaking News:

Balikpapan Kembali Berduka, Rahmad Mas'ud Melepas Jenazah Nakes RSUD, Berikut Pesannya

Balikpapan kembali berduka, satu tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Beriman Balikpapan kembali meninggal dunia setelah terpapar Covid-19.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Tim Media Rahmad Mas'ud
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud saat memimpin upacara pelepasan jenazah dr Agyan Reswanendro di RSUD Balikpapan, Sabtu (28/8/2021) pukul 17.45 Wita. 

TRIBUNKALTIM.COBalikpapan kembali berduka, satu tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Beriman Balikpapan kembali berpulang setelah terpapar Covid-19.

Adalah Kepala Bidang Pengendalian dan Pengembangan RSUD Beriman, Balikpapan dr Agyan Reswanendro meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di ruang ICU.

"Innalillahi wainnailaihi rodjiun telah meninggal dunia dr Agyan Reswanendro," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty melalui media rilis.

Baca juga: Suasana Haru, Rahmad Masud Antar Kepergian Sepupu ke Peristirahatan Terakhir

Selama kariernya, almarhum telah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan.

Di antaranya adalah kepala puskesmas pada tahun 2002 lalu.

Selain itu, almarhum juga pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan pada 2009.

Almarhum dimakamkan di pemakaman Kilometer 15, Balikpapan Utara.

Sebelum itu, dilakukan upacara pelepasan oleh Wali Kota Rahmad Mas’ud beserta rekan-rekan almarhum, Sabtu (28/8/2021) petang.

Pelepasan jenazah oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud di RSUD Balikpapan dilakukan pada pukul 17.45 Wita.

Kegiatan ini dihadiri istri almarhum, pengurus IDI Balikpapan, Direktur RSUD Cokorda Ratih dan jajaran, serta kepala DKK.

Baca juga: Kasus Covid-19 Turun, Walikota Rahmad Masud Pertimbangkan PTM di Balikpapan

Atas nama pribadi dan pemerintah kota, Rahmad Mas'ud menyampaikan dukacita atas kepergian dr Agyan.

Menurutnya sosok dr Agyan merupakan dokter yang baik, insya Allah, akan mendapatkan kelapangan kubur.

"Bagi ibu dan anak-anaknya yakinlah bahwa salah amal jariyah yang tidak pernah putus adalah doa anak-anak soleh. Jadi kepergian beliau ini ada hikmahnya bagi keluarga diberikan kekuatan dan kesabaran. Saya yakin beliau akan dimasukkan dalam surga," ujarnya.

Rahmad secara khusus juga menyampaikan kepada IDI, RSUD dan jajaran, tenaga Kesehatan, dan teman sejawat senantiasa diberikan Kesehatan dan kekuatan dalam upaya penanganan Covid-19 di Balikpapan

"Saya juga baru dapat kabar, beliau aktif di majelis taklim. Insya Allah, ini jadi pengalaman kita dan beliau berikan pelajaran buat kita akan arti penting  kehidupan berbakti dan berbuat karena hidup beliau dibaktikan untuk masyarakat Balikpapan," katanya. 

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved