News Video

NEWS VIDEO Diduga Jual Beli Jabatan, Ini 5 Fakta OTT Bupati Probolinggo dan Suaminya

KPK baru saja melakukan operasi tangkap tangan terkait kasus dugaan suap seleksi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo tahun 2019.

Editor: Wahyu Triono

TRIBUNKALTIM.CO - KPK baru saja melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus dugaan suap seleksi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo tahun 2019.

Diberitakan Kompas.com, Selasa (31/8/2021), Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, OTT itu dilakukan pada Senin (30/8/2021) di beberapa tempat di Probolingo, Jawa Timur.

"Pada kegiatan tangkap tangan ini, tim KPK telah mengamankan 10 orang pada hari Senin tanggal 30 Agustus 2021 sekitar jam 04.00 WIB di beberapa tempat di wilayah Probolinggo, Jawa Timur," kata Alex dalam konferensi pers.

Dalam operasi tersebut, KPK menangkap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin, yang juga anggota DPR RI.

Berikut fakta-fakta yang berhasil dihimpun terkait OTT kasus dugaan suap seleksi jabatan di Probolinggo:

1. 10 orang ditangkap saat OTT

Dalam OTT yang dilakukan pada Senin (30/8/2021), KPK menangkap 10 orang, yakni Puput Tantriana Sari, Hasan Aminuddin, Camat Krejengan Doddy Kurniawan, Pejabat Kades Karangren Sumarto, dan Camat Kraksaan Ponirin.

Kemudian, Camat Banyuanyar Imam Syafi'i, Camat Paiton Muhammad Ridwan, Camat Gading Hary Tjahjono, serta dua orang ajudan bernama Pitra Jaya Kusuma dan Faisal Rahman.

Baca juga: Bukan Prestasi, MAKI Beber Alasan Penangkapan Bupati Probolinggo Hanya Pengalihan Isu Komisioner KPK

2. 22 orang ditetapkan sebagai tersangka

KPK menetapkan 22 orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi berupa penerimaan sesuatu oleh penyelenggara negara atau yang mewakili terkait seleksi jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo tahun 2019.

Empat orang yang diduga sebagai penerima suap, yakni Puput Tantriana Sari, Hasan Aminuddin, Doddy Kurniawan, dan Muhammad Ridwan.

Sedangkan 18 orang yang diduga sebagai pemberi suap, yakni Sumarto, Ali Wafa, Mawardi, Mashudi, Maliha, Mohammad Bambang, Masruhen, Abdul Wafi, Kho'im, Akhmad Saifullah, Jaelani, Uhar, Nurul Hadi, Nurul Huda, Hasa, Sahir, Sugito, dan Samsuddin.

3. Bermula dari laporan masyarakat

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, OTT bermula dari laporan masyarakat pada 29 Agustus 2021 soal dugaan suap yang dilakukan Doddy Kurniawan dan Sumarto kepada Hasan.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved