Kamis, 16 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

DPRD Balikpapan Pangkas 30 Persen Anggaran Proyek Multiyears

Hal itu untuk menutupi dampak krisis keuangan akibat situasi pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir.

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Balikpapan, Syukri Wahid. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Anggaran sejumlah proyek multiyears di Kota Balikpapan terpaksa dipangkas.

Hal itu untuk menutupi dampak krisis keuangan akibat situasi pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir.

Berdasarkan hasil rapat pembahasan Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Kota Balikpapan.

Anggaran proyek multiyears dipangkas sekira 30 persen dari rencana alokasi awal sebesar Rp 600 miliar lebih menjadi Rp 402 miliar.

Ini disampaikan Anggota Badan Anggaran DPRD Balikpapan, Syukri Wahid kepada awak media.

Baca juga: Tutupi Defisit, DPRD Balikpapan Pangkas Anggaran 2,5 Persen Tiap OPD

"Jadi sebesar 402 miliar untuk skema multiyears yang disepakati," ujar Politisi PKS itu, Rabu (1/9/2021).

Ia mengatakan, dari rencana proyek multiyears yang akan dilaksanakan, pihaknya meniadakan dua rencana kegiatan.

Yakni rencana pembangunan gedung DPRD dan Gedung Dinas Pangan. Namun, sekarang rencana tersebut dihilangkan.

Menurut Syukri, dari enam proyek multiyears yang direncanakan, hanya empat yang disepakati.

Di antaranya proyek pengerukan DAS Ampal yang awalnya diusulkan sebesar Rp 170 miliar diturunkan menjadi Rp 150 miliar.

Baca juga: Hasil Rapat Evaluasi Eksekutif dan Legislatif: TAPD Bakal Pangkas Anggaran Lagi

Lalu, proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C di Kecamatan Balikpapan senilai Rp 162 miliar.

Kemudian, proyek pembangunan dua unit sekolah baru di Kecamatan Balikpapan Selatan dan Kecamatan Balikpapan senilai Rp 91 miliar.

“Semua proyek multiyears itu yang akan kita selesaikan paling ujung di 2023,” terangnya.

Keempat proyek tersebut dipastikan akan dialokasikan anggaran setiap tahun sebagai tindak lanjut pembangunannya.

Sehingga target penyelesaian di tahun 2023 dapat tercapai, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved