Mata Najwa

Live Trans 7 Mata Najwa Malam Ini, Bahas Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pandemi Virus Corona

Live Streaming Trans 7 Mata Najwa malam ini, bahas pembelajaran tatap muka di masa pandemi Virus Corona.

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Kolase Foto YouTube Mata Najwa
Tema Mata Najwa Malam ini 'Coba-coba Tatap Muka' akan kuliti kebijakan Nadiem Makarim. 

TRIBUNKALTIM.CO - Mata Najwa edisi Rabu 1 September 2021 kembali membahas seputar Virus Corona.

Kali ini, Najwa Shihab akan membahas rencana pembelajaran tatap muka yang mulai diberlakukan September ini.

Diketahui, hampir dua tahun lamanya proses pembelajaran dilakukan secara daring.

Sementara, Indonesia baru saja lepas dari lonjakan kasus Covid-19 yang sangat tinggi.

Sementara, rencana pemerintah memulai lagi pembelajaran tatap muka terlihat dari upaya Vaksinasi kepada pelajar.

Diketahui, pelajar berusia 12 tahun ke atas sudah mulai mendapatkan vaksin Covid-19..

Baca juga: Kebijakan Nadiem Makarim Disorot, Tema Mata Najwa Rabu Besok: Coba-coba Tatap Muka

Adapun link Live Streaming Trans 7 siaran langsung Mata Najwa bisa diakses di akhir artikel ini

Berikut Unggahan Instagram Mata Najwa

Guru-guru di daerah merasa resah dengan Pembelajaran Jarak Jauh yang sudah berlangsung selama hampir 2 tahun. Pasalnya perkembangan belajar siswa menjadi terhambat dan koneksi internet sangatlah terbatas.

Apalagi keresahan-keresahan yang dialami oleh Tri Puji selama PJJ di daerahnya?

Nantikan #MataNajwa Coba-Coba Tatap Muka, malam ini pukul 20.00 WIB di @officialtrans7

Unggahan Lainnya

"Pembelajaran Tatap Muka secara bertahap mulai diterapkan di sejumlah daerah di Indonesia.

Beragam respon pun mencuat mulai dari yang setuju karena orang tua sudah lelah dan kesulitan mengajarkan anak di rumah, keterbatasan gawai dan lain-lain.

Serta ada juga yang belum setuju karena khawatir dengan protokol kesehatan yang diterapkan hingga bahaya virus yang masih mengintai.

Namun seperti apa tingkat efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh secara daring yang sudah berjalan selama hampir 2 tahun ini?

Apa saja urgensi dari Pembelajaran Tatap Muka terbatas seperti saat ini?," demikian unggahan akun Instagram @matanajwa.

Baca juga: Postingan Mata Najwa Kembali Sindir Habis KPK, Najwa Shihab: Maling Kok Diajak Kolaborasi?

Restu Nadiem Makarim

Nadiem Makarim Bolehkan Belajar Tatap Muka Terbatas

Diketahui, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim memperbolehkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Vaksinasi Covid-19 tak masuk kriteria utama dalam hal pemberian izin PTM terbatas.

Yang menjadi ukuran pembolehan PTM Terbatas adalah status daerah level 1 hingga level 3.

Menteri Nadiem Makarim mengatakan semua sekolah sudah boleh menggelar pembelajaran tatap muka.

Namun demikian, ada syaratnya yakni hanya berlaku bagi wilayah yang menerapkan PPKM Level 1 hingga PPKM Level 3.

"Saat ini sudah boleh PTM terbatas untuk semua sekolah pada wilayah PPKM Level 1 hingga 3," kata Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR di Jakarta, Rabu (25/8/2021), seperti dikutip dari Kompas TV.

Dia menambahkan, vaksinasi Covid-19 tidak menjadi kriteria utama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di wilayah PPKM Level 1 hingga 3.

"Vaksinasi tidak menjadi kriteria utama. Akan tetapi, untuk sekolah di wilayah PPKM Level 1 hingga 3 ada yang wajib memberikan opsi tatap muka, yakni sekolah yang guru-gurunya sudah tervaksinasi dua kali, terutama di kota besar," ucap Nadiem menambahkan.

Baca juga: Sikap Najwa Shihab saat Faldo Maldini Bantah Haris Azhar soal Cat Pesawat Presiden dan Mural Jokowi

Menurut dia, cakupan vaksinasi Covid-19 di daerah kota besar seperti Jakarta dan Surabaya umumnya sudah tinggi.

Karena itu, sekolah-sekolahnya pun juga sudah mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Sesuai ketentuan yang berlaku, sekolah-sekolah di wilayah PPKM Level 1 sampai 3 yang sudah siap dengan sarana dan prasarana pendukung penerapan protokol kesehatan, serta para gurunya sudah divaksin, maka diwajibkan memberikan opsi pembelajaran tatap muka secara terbatas bagi peserta didik.

Sekolah boleh menyelenggarakan PTM terbatas kalau sudah memenuhi daftar periksa yang mencakup penyiapan sejumlah sarana dan prasarana.

Itu antara lain sarana sanitasi dan kebersihan, alat ukur suhu tubuh, akses ke fasilitas kesehatan, penerapan area wajib masker, data warga sekolah yang tidak boleh ikut kegiatan pembelajaran, dan pembentukan satuan tugas penanganan Covid-19.

"Bagi yang berada di wilayah PPKM Level 1 hingga 3 yang belum melakukan PTM terbatas, mohon masyarakat dapat mendesak pemda untuk melakukan pembelajaran tatap muka," kata Nadiem.

Nadiem juga mengatakan sekolah-sekolah di daerah terpencil, terluar, dan tertinggal dengan akses telekomunikasi dan internet terbatas diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Di Mata Najwa, Disindir Najwa Shihab, Politikus PDIP Buka-Bukaan Soal Seragam Dinas Louis Vuitton

"Posisi kami sudah jelas, bagi sekolah yang tidak ada akses internet bisa melakukan PTM terbatas," kata Nadiem.

"Asumsi saya, sekolah itu berada di wilayah PPKM Level 1 hingga 3. Apalagi daerah terpencil, yang terpisah dari kota besar. Tidak ada alasan untuk tidak menyelenggarakan PTM terbatas."

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Nasdem, Ratih Megasari Singkarru, mengatakan vaksinasi Covid-19 pada guru dan tenaga pendidikan, serta siswa dan orang tua siswa akan memberikan rasa aman dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

“Dapat memberikan rasa aman dalam PTM terbatas yang dilakukan di sekolah,” kata Ratih.

Link Live Streaming Mata Najwa

Link 1 

Link 2 

*Jadwal bisa saja berubah sewaktu-waktu. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved