Breaking News:

Menko Airlangga Sebut Wanita Pengusaha yang Tangguh Percepat Pemulihan Ekonomi Masa Pandemi

Pemerintah memberikan beberapa insentif untuk pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM), bantuan

Editor: Diah Anggraeni
ekon.go.id
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto pada acara pelantikan dan pengukuhan pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia periode 2021-2026, Rabu (1/9/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah memberikan beberapa insentif untuk pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM), bantuan kepada PKL, perluasan penjamin kredit, dan tambahan subsidi bunga baik KUR maupun non-KUR.

Dalam rangka mendukung peran wanita dan ibu rumah tangga untuk berusaha, pemerintah telah menerbitkan skema KUR super mikro untuk ibu rumah tangga dan pekerja terkena PHK yang ingin berusaha.

Untuk mempercepat pemulihan UMKM, pemerintah juga meningkatkan plafon KUR sebanyak 2 kali pada tahun 2021, yaitu kenaikan plafon pertama dari Rp 220 triliun ke Rp 253 triliun dan terakhir ditingkatkan kembali menjadi Rp 285 triliun.

Baca juga: Airlangga Sebut Mobilitas di Sejumlah Wilayah Luar Jawa-Bali Perlu Terus Ditekan

Bantuan Subsidi Upah (BSU) juga telah dianggarkan bagi 8,8 juta pekerja di sektor non kritikal di PPKM level 3 dan 4, di mana masing-masing akan menerima Rp 1 juta dan akan disalurkan dalam 5 tahap.

Proses DIPA dari program BSU senilai Rp 8,78 triliun ini sudah selesai dilakukan dan telah dicairkan untuk 2,09 juta pekerja.

Pada Triwulan III-2021, BPUM ditargetkan dapat tersalurkan sebesar Rp 3,6 triliun kepada 3 juta peserta baru dan bantuan PKL ditargetkan dapat tersalurkan sebesar Rp 1,2 triliun kepada 1 juta peserta baru.

Program bantuan PKL ini akan akan menjaga keberlangsungan usaha pedagang kaki lima dan warung yang tersebar di seluruh Indonesia.

Realisasi penyaluran BPUM hingga pertengahan Agustus lalu telah mencapai Rp 14,21 triliun untuk 11,84 juta pelaku usaha mikro atau sebesar 92,52 persen dari total anggaran Rp 15,36 triliun.

"Selamat kepada kepengurusan yang baru dilantik ini. Semoga IWAPI dapat terus menjadi sebuah organisasi perempuan pengusaha Indonesia yang semakin kuat dan berjaya di tingkat nasional dan Internasional, serta dapat mendorong menyebarkan semangat kewirausahaannya kepada wanita-wanita lain di Indonesia," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto pada acara pelantikan dan pengukuhan pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) periode 2021-2026, Rabu (1/9/2021).

Berdasarkan data Kementerian Koperasi serta Usaha Kecil dan Menengah, jumlah pengusaha di Indonesia terus meningkat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved