Berita Nasional Terkini
Kisah Pratu Iqbal Lolos dari Maut: Saya Melompat ke Sungai Tapi Mereka Terus Menembak
Kisah Prajurit Satu (Pratu) Iqbal Abdullah lolos dari maut saat Posramil Kisor Persiapan Kodim 1808 /Maybrat, di Afiat Selatan, Papua Barat.
TRIBUNKALTIM.CO - Kisah Prajurit Satu (Pratu) Iqbal Abdullah lolos dari maut saat Posramil Kisor Persiapan Kodim 1808 /Maybrat, di Afiat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat diserang orang tak dikenal.
Pratu Iqbal berhasil meloloskan diri dengan cara menyeburkan diri ke sungai.
Sempat dinyatakan hilang usai Pos Koramil Kisor,Pratu Iqbal Abdullah, ditemukan selamat.
Video yang memperlihatkan Pratu Iqbal selamat pun viral di media sosial.
Insiden penyerangan Posramil Kisor Persiapan Kodim 1808 /Maybrat, Papua Barat menjadi kisah yang tak bisa dilupakan oleh Pratu Iqbal.
Baca juga: UPDATE Berita KKB Papua Hari Ini: Posramil Kisor Diserang, 4 Prajurit TNI Gugur, 2 Dilaporkan Hilang
Baca juga: KKB Serang Koramil di Maybrat, Kesaksian Perawat Dengar Suara Tembakan hingga Prajurit Minta Tolong
Baca juga: Siapa Senat Soll? Mantan TNI Berbelot jadi Pentolan KKB Papua yang Ditembak Satgas Nemangkawi
Anggota TNI AD ini ditemukan selamat meski terluka pada kejadian Kamis (2/9/2021) pukul 03.45 WIT.
Ia sempat dinyatakan hilang usai Posramil Kisor diserang oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) dengan mengunakan alat tajam dan senjata api hingga menyebabkan empat prajurit TNI gugur.
Video dengan durasi 29 detik yang memperlihatkan Pratu Iqbal selamat sempat viral di media sosial.
Pratu Iqbal menceritakan, kejadian itu sangat cepat, kurang lebih pelakunya ada sekitar 50 orang.
Mereka mendatangi Posramil dan secara membabi buta menyerang anggota TNI yang sedang tertidur dengan menggunakan alat tajam.
"Saat itu posisi senjata kami cuma hanya satu dan pada saat penyerangan tersebut saya berhasil keluar Posramil dengan cara menendang pintu belakang kemudian saya melompat ke sungai tetapi mereka terus menembak pada posisi saya menyelam ke dalam air, saya selamat karena di bawah arus sungai hingga selamat dari insiden itu,"ujar Iqbal.
Ia mengaku, sempat melihat penyerangan itu oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) dengan menggunakan parang,panah dan sebuah pucuk senjata dan senjata rakitan dan membunuh empat prajurit TNI.
Kejadian penyerangan Posramil Kisor dan menyebabkan empat prajurit TNI gugur juga diungkapkan oleh 2 orang perawat Nusantara Sehat yang bertugas di Puskesmas Aifat Selatan.
Baca juga: 4 Prajurit TNI Gugur Usai KKB Papua Serang Pospam, 1 Perwira dan 1 Tamtama Hilang, Ini Identitasnya
Gunat,seorang perawat yang berada tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) menuturkan,sekitar pukul 04.00 WIT tiba-tiba ada suara orang sedang berlari kemudian terdengar suara tembakan setelah jeda ada bunyi tembakan balasan.
"Tapi saya tidak tau bunyi tembakan dari arah mana karena saat itu kondisi tiba-tiba mulai ramai,"kata Gunat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pratu-iqbal-anggota-tni-yang-selamat-dari-insiden-penyerangan-posramil-kisor.jpg)