Banjir di Samarinda
Dua Hari Berlalu, Banjir di Samarinda Utara Belum Surut
Hingga saat ini, Minggu (5/9/2021), ketinggian air di kawasan Kelurahan Sempaja Timur, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hingga saat ini, Minggu (5/9/2021), ketinggian air di kawasan Kelurahan Sempaja Timur, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, yang meliputi sembilan Rukun Tetangga (RT) masih cukup tinggi yaitu berkisar 20 sampai 60 centimeter.
Oleh karena itulah jajaran Samapta Polresta Samarinda, Polsekta Sungai Pinang, PMI Kota Samarinda, Yayasan Mansyur Tuha, Satuan Orka dan KATANA.
Beserta Relawan Kota Samarinda kembali turun membagikan 500 makanan siap santap, ratusan popok, dan air mineral bagi masyarakat yang terdampak banjir, yang terbagi pada waktu siang dan sore hari.
Pembagian berjalan lancar dengan disambut antusias oleh masyarakat sekitar.
Baca juga: BPBD Petakan Rawan Banjir di Samarinda, Walikota Andi Harun: Tetapkan Status Siaga Bencana
Bahkan dari pantauan lapangan TribunKaltim.co, ratusan warga yang terdampak banjir bergotong royong mendirikan sendiri posko pengungsian sementara.
Ada pula yang mengungsi ke masjid ataupun mushola terdekat, serta posko sembako di SMKN 16 Samarinda.
"Kalau makanan kadang ada yang bawakan. Baju juga begitu. Karena baju-baju kita sudah kerendam banjir semua," kata Neni (48) salah seorang warga di Jalan Terong, RT 37.
Dengan adanya bantuan-bantuan tersebut, masyarakat sekitar nampak menyambut dengan gembira.
Baca juga: Andi Harun Tindak Lanjuti Penyebab Banjir di Bukuan, Sungai Alam Alami Sedimentasi dan Penyempitan
Namun, mereka juga berharap bisa diberikan obat-obatan serta minyak kayu putih.
"Karena kita tidur di posko sementara. Kenyamukan, dingin juga. Kalau ada minyak kayu putih paling tidak bisa mengurangi kembung selama di pengungsian," harap Marta (46).
Hingga rombongan akan kembali pada pukul 17.30 WITA, nampak debit air tidak menunjukan penurunan.
Dari hasil pantauan secara langsung di lapangan, dibantu data dari Kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Warah dan TRC-Info Taruna Samarinda.
Berikut data wilayah yang masih terendam banjir di Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara;
1. RT 32, Jalan Bengkuring Raya dengan jumlah 5 rumah.
2. Jalan Kastela RT 35, 133 KK, 612 jiwa, TMA 20-50 centimeter.
3. Jalan Asparagus, RT 36, 98 KK, 390 jiwa, TMA 20-60 centimeter,
4. Jalan Terong, RT 37, 94 KK, 316 jiwa, TMA 25-70 centimeter.
5. Jalan Terong Pipit, RT 38, 38 KK, 158 jiwa, TMA 30-60 centimeter.
6. Jalan Pakis Merah, RT 46, 20 KK, 75 jiwa, TMA 20-50 centimeter.
7. Jalan Pakis Merah 14, RT 44, 15 KK, 54 jiwa, TMA 20-60 centimeter.
Untuk TMA Bendungan Benanga Lempake sendiri sudah mengalami penurunan, dari 78 centimeter, menjadi 70 centimeter.
Di akhir pemantauan pada pukul 18.15 WITA, nampak Posko 2 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda tengah mendirikan posko dapur umum bagi masyarakat terdampak banjir. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/makanana-siap-santap-kepada.jpg)