Rabu, 22 April 2026

Virus Corona di Nunukan

Lanal Nunukan Beber 29 Pekerja Migran Indonesia Belum Disuntik Vaksin Covid-19

Pangkalan Angkatan Laut Kabupaten Nunukan atau Lanal Nunukan, menggelar vaksinasi Covid-19 yang menyasar ke kalangan pekerja

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS
Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto didampingi sang istri, BP2MI Nunukan dan KKP Nunukan, meninjau langsung pemberian vaksinasi massal di Rusunawa Nunukan, Selasa (7/9/2021) pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Pangkalan Angkatan Laut Kabupaten Nunukan atau Lanal Nunukan, menggelar vaksinasi Covid-19 yang menyasar ke kalangan pekerja migran Indonesia

Namun belum keseluruhan pekerja migran Indonesia mendapat vaksinasi Covid-19 meningkat ada kendala tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan. 

Demikian diutarakan oleh Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto kepada TribunKaltim.co pada Selasa (7/9/2021). 

Dia menjelaskan, dari 161 pekerja migran Indonesia deportant itu, baru 130 orang yang dilakukan vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Persembahan Lanal Nunukan, Sasar 130 Pekerja Migran Indonesia

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Nunukan, Kasus Positif Covid-19 Menurun 20 Persen, Pasien Sembuh Naik

Baca juga: Alasan Swab PCR di Klinik Yuli Medica Nunukan Lebih Mahal dari Harga yang Ditetapkan

"Mengingat 29 lainnya belum memiliki Nomor Induk Kependudukan," ungkapnya.

Sedangkan, satu pekerja migran Indonesia lagi saat ini sedang menjalani karantina di RSUD Nunukan, lantaran terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil swab PCR.

Sisa 29 orang lagi, karena Dukcapil Nunukan sedang proses pembuatan NIK.

Beberapa dari mereka (pekerja migran Indonesia) tidak punya NIK. Kalau sudah memiliki NIK baru bisa divaksin Covid-19.

"Tanpa NIK dan nomor handphone akan kesulitan mendapat sertifikat vaksinasi," tutur Eko.

Baca juga: 161 PMI Dideportasi Tiba di Nunukan, 10 Orang Masih Ditahan di Tawau dan 5 Alami Sakit

Eko mengaku, pihaknya sudah melakukan hampir lima ribuan vaksinasi massal untuk masyarakat perbatasan di Kabupaten Nunukan, termasuk para pekerja migran Indonesia.

"Kalau total serbuan vaksinasi untuk masyarakat perbatasan termasuk para pekerja migran Indonesia, kurang lebih lima ribuan," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved