Virus Corona di Nunukan
Lanal Nunukan Beber 29 Pekerja Migran Indonesia Belum Disuntik Vaksin Covid-19
Pangkalan Angkatan Laut Kabupaten Nunukan atau Lanal Nunukan, menggelar vaksinasi Covid-19 yang menyasar ke kalangan pekerja
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Pangkalan Angkatan Laut Kabupaten Nunukan atau Lanal Nunukan, menggelar vaksinasi Covid-19 yang menyasar ke kalangan pekerja migran Indonesia.
Namun belum keseluruhan pekerja migran Indonesia mendapat vaksinasi Covid-19 meningkat ada kendala tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan.
Demikian diutarakan oleh Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto kepada TribunKaltim.co pada Selasa (7/9/2021).
Dia menjelaskan, dari 161 pekerja migran Indonesia deportant itu, baru 130 orang yang dilakukan vaksinasi Covid-19.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Persembahan Lanal Nunukan, Sasar 130 Pekerja Migran Indonesia
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Nunukan, Kasus Positif Covid-19 Menurun 20 Persen, Pasien Sembuh Naik
Baca juga: Alasan Swab PCR di Klinik Yuli Medica Nunukan Lebih Mahal dari Harga yang Ditetapkan
"Mengingat 29 lainnya belum memiliki Nomor Induk Kependudukan," ungkapnya.
Sedangkan, satu pekerja migran Indonesia lagi saat ini sedang menjalani karantina di RSUD Nunukan, lantaran terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil swab PCR.
Sisa 29 orang lagi, karena Dukcapil Nunukan sedang proses pembuatan NIK.
Beberapa dari mereka (pekerja migran Indonesia) tidak punya NIK. Kalau sudah memiliki NIK baru bisa divaksin Covid-19.
"Tanpa NIK dan nomor handphone akan kesulitan mendapat sertifikat vaksinasi," tutur Eko.
Baca juga: 161 PMI Dideportasi Tiba di Nunukan, 10 Orang Masih Ditahan di Tawau dan 5 Alami Sakit
Eko mengaku, pihaknya sudah melakukan hampir lima ribuan vaksinasi massal untuk masyarakat perbatasan di Kabupaten Nunukan, termasuk para pekerja migran Indonesia.
"Kalau total serbuan vaksinasi untuk masyarakat perbatasan termasuk para pekerja migran Indonesia, kurang lebih lima ribuan," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/didampingi-sang-istri-bp2pmi.jpg)