Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Proyek RS Korpri Sempaja Dituding sebagai Program Hantu, Komisi III DPRD Kaltim akan Panggil PUPR

Proyek Rumah Sakit Korpri di Kompleks Olahraga Sempaja Samarinda dituding sebagai program hantu oleh Sekretaris Komisi III DPRD Kaltim, H Baba.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
Sekretaris Komisi III DPRD Kaltim, H. Baba mengaku tidak mengetahui sama sekali terkait proyek pembangunan Rumah Sakit Korpri di Kompleks Olahraga Sempaja Samarinda. Sehingga ia menyebut proyek RS Korpri itu sebagai program hantu. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Proyek Rumah Sakit Korpri di Kompleks Olahraga Sempaja Samarinda dituding sebagai program hantu oleh Sekretaris Komisi III DPRD Kaltim, H Baba.

Pasalnya, proyek yang disebut-sebut sudah proses pembangunan itu tidak pernah diketahui sama sekali oleh Komisi III DPRD Kaltim.

Sehingga dalam waktu dekat, Komisi III akan memanggil Dinas PUPR untuk mempertanyakan ihwal proyek yang menelan anggaran Rp 46 miliar itu muncul dan menuai sorotan masyarakat.

Seperti diketahui, proyek pembangunan RS Korpri di kawasan Komplek Olahraga Sempaja, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, dikritisi oleh warganet.

Menurut warganet, pembangunan RS Korpri di kawasan tersebut dianggap buang-buang biaya.

Baca juga: DPRD Beber Rencana Pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Timur, Tahun Depan Mulai Dikaji

Baca juga: Tahun 2022 Pemkot Mulai Bangun Rumah Sakit, Pembangunan Faskes di Balikpapan Barat secara Bertahap

Baca juga: Masuk Tahap Perencanaan dan FS, DPRD Kukar Terus Kawal Pembangunan Rumah Sakit Muara Badak

Bahkan dari kabar yang beredar adanya negosiasi antara Pemprov dengan DPRD Kaltim terkait pembangunan RS Korpri.

"Apakah lokasi tersebut layak dibangun? Atau lokasi tersebut membutuhkan biaya pembebasan?" ucap akun bernama Ridwan Ray di Facebook pribadinya.

Ada beda pendapat antara DPRD dengan Pemprov Kaltim.

Bahkan Komisi III selaku bagian yang mengurus infrastruktur pun tidak tahu adanya proyek tersebut masuk ke dalam anggaran murni atau perubahan tahun 2021.

"Belum ada pembahasan kami kayaknya di murni," ujar Sekretaris Komisi III DPRD Kaltim H. Baba usai rapat Banggar dengan TAPD Pemprov Kaltim, Selasa (7/9/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved