Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Waspada Modus Kunci Palsu, Pelaku Curanmor di Balikpapan Dibekuk Polisi

Pria warga Balikpapan Utara, berinisial DS (37), diringkus jajaran Polsek Balikpapan Utara lantaran melakukan tindak pidana pencurian.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Jajaran Polsek Balikpapan Utara mengungkap aksi curanmor dengan tersangka berinisial DS (37) yang menggunakan modus operandi kunci palsu di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pria warga Balikpapan Utara, berinisial DS (37), diringkus jajaran Polsek Balikpapan Utara lantaran melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor atau curanmor.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Danang Aries Susanto kepada TribunKaltim.co. 

Katanya, motif pelaku menguasai barang korban untuk digunakan sendiri.

Kejadiannya sendiri terjadi sekitar pukul 19.30 Wita, Senin (9/8/2021) lalu.

Baca juga: Lakukan Aksi Curanmor dan Hendak Dijual Pretelan, Pria di Balikpapan Dibekuk Polisi

Baca juga: Hasil Curanmor Balikpapan-Paser Dijual Pelaku dengan Harga Rp 4 Juta

Baca juga: Hindari Aksi Curanmor Selama Bulan Ramadhan, Wakapolresta Balikpapan Beri Tips Ini

Ketika itu, korban memarkirkan kendaraannya tepat di depan rumah.

"Pelaku mengambil motor korban dengan cara menggunakan kunci palsu," ujar Danang, Selasa (7/9/2021).

Pantauan TribunKaltim.co, untuk lubang kunci sendiri memang tidak menunjukkan gejala kerusakan.

Sehingga untuk barang bukti sepeda motor sendiri tak terlihat seperti barang curian.

Kondisinya utuh. Seperti lubang kunci yang tak berbekas layaknya kerusakan akibat dicongkel paksa.

Baca juga: Anak di Bawah Umur Terlibat Curanmor, Wakapolresta Balikpapan Imbau Orangtua Tingkatkan Pengawasan

Pelaku DS, ungkap Danang, diamankan di kediamannya beserta 2 barang bukti sepeda motor. Diantaranya bermerk Honda Supra dan Honda Beat.

Pihak korbannya, tinggal tak jauh dari rumah pelaku. Informasi alamat sendiri diketahui di kawasan Jalan Wono Agung, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara.

Untuk pidananya, kata Danang, DS dijerat Pasal 363 jo. 65 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 7 tahun penjara. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved