Virus Corona di Malinau
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Malinau, Setiap Seminggu Sekali Dipantau
Kali ini di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara telah selenggarakan pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah
TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Kali ini di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara telah selenggarakan pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah.
Kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah sifatnya terbatas, dengan tetap menerapkan aturan protokol kesehatan secara ketat.
Demikian ditegaskan oleh Kepala Satpol PP, Damkar dan Linmas Kabupaten Malinau, Kamran Daik kepada TribunKaltim.co pada Selasa (8/9/2021).
Katanya, penyelenggaraan belajar tatap muka tidak bebas.
Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Malinau, Peserta Didik Bawa Bekal dari Rumah
Baca juga: Tersisa 20 Persen Guru di Malinau Belum Divaksin, Dinas Kesehatan Alokasikan Moderna
Baca juga: Berisiko Keluyuran Sepulang Sekolah, Satuan Pendidikan Malinau Diminta Pantau Peserta Didik
Seperti di antarnya peserta didik dianjurkan membawa bekal sendiri dari rumah dan nantinya akan terus dievaluasi.
"Rencananya akan kita pantau sekali tiap minggu, bisa hari senin, tergantung shiftnya sekolah nanti,” katanya.
Orang tua peserta didik, Muliati menyampaikan, kekhawatiran orang tua adalah saat seusai sekolah.
Kata dia, pada saat pulang, peserta didik rawan keluyuran, sehingga bersisiko terpapar virus Corona.
Baca juga: Perpanjangan PPKM, Malinau Masih Wilayah Level 3, PTM Terbatas Dievaluasi Tiap Pekan
Menurutnya hal terpenting saat ini adalah membiasakan peserta didik untuk menyesuaikan dengan kondisi saat ini.
Sebelumnya kan pernah tatap muka. Paling penting adalah kebiasaan, karena tidak ada yang bisa pastikan kapan ini selesai.
"Pendidikan, masa depan anak-anak juga jauh lebih penting," katanya. (*)